Pusing hingga Kram Otot, Simak Dampak Cuaca Panas Menurut Dinkes DKI Jakarta

Dinkes DKI Jakarta ingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan dampak cuaca panas. Simak dampak cuaca panas bagi kesehatan.

Tayang:

“Dalam beberapa hari terakhir suhu udara maksimum yang terukur di wilayah Jakarta mencapai 35,4 derajat Celcius, tepatnya di wilayah Jakarta Timur,” ucap Ketua Tim Kerja Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Ida Pramuwardani.

Penyebab Cuaca Panas

Ida Pramuwardani menjelaskan, suhu udara yang terasa lebih panas dari biasanya ini dipengaruhi oleh beberapa faktor meteorologis.

Salah satunya adalah berkurangnya tutupan awan sehingga radiasi matahari yang mencapai permukaan bumi menjadi lebih optimal.

“Suhu udara yang terasa lebih panas juga dipengaruhi kecepatan angin yang relatif lemah sehingga sirkulasi udara tidak berlangsung efektif,” ujarnya.

Ida menyebut, kondisi ini memang kerap terjadi pada masa peralihan musim atau yang biasa disebut pancaroba.

“Kondisi tersebut sering terjadi pada masa peralihan musim ketika langit cenderung lebih cerah pada siang hari, sehingga pemanasan maksimum dapat berlangsung lebih kuat,” tuturnya.

Masih Terjadi Beberapa Hari ke Depan

Suhu udara yang terasa panas diperkirakan masih terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama pada siang hari ketika tutupan awan berkurang.

“Kondisi suhu udara yang terasa lebih panas diperkirakan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama pada siang hari ketika tutupan awan berkurang sehingga radiasi matahari dapat memanaskan permukaan secara lebih optimal,” ucapnya.

BERITA TERKAIT

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved