DPRD DKI Dorong Gerakan 3R dan Edukasi Warga Hadapi Darurat Sampah Jakarta
Wu menilai kondisi persampahan di Jakarta sudah memasuki tahap darurat menyusul kapasitas TPST Bantargebang yang dinilai tidak lagi memadai.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Wahyu Septiana
Kebijakan ini menjadi upaya serius Pemprov DKI dalam mengurangi beban sampah sekaligus mendorong pengelolaan mandiri dari sumbernya.
Pramono memastikan, pemilahan sampah bukan sekedar program biasa, melainkan gerakan besar yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
“Jadi, ini gerakannya adalah gerakan yang masif,” kata Gubernur Pramono di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
Ia memastikan, instruksi telah diberikan mulai dari tingkat wali kota hingga ke RT/RW untuk memastikan program ini berjalan luas dan konsisten.
“Gerakan ini baru kemarin dimulai, tetapi saya sudah menginstruksikan kepada wali kota, camat, lurah, hingga ke RT dan RW,” ujarnya.
Berita Lainnya
Baca juga: Viral Pungli Truk di Kamal Muara Jakut, TNI-Polri-Satpol PP Turun Tangan Tangkap Pelaku
Baca juga: Posko Pengungsian Korban Kebakaran Ciracas Masih Disiagakan, 19 Warga Bertahan di Tenda Darurat
Baca juga: CFD Rasuna Said Diserbu Warga, Pramono Siapkan Penyesuaian Durasi Bakal Dipersingkat
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Kevin-Wu-sosialisasi-sama-gus-yogi.jpg)