Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Program Padat Karya: Upah Rp 5,7 Juta/Bulan, Syarat Mudah
Pemprov DKI Jakarta membuka 2.843 lowongan kerja Program Padat Karya sepanjang tahun 2026. Upah setara UMP DKI dan syarat cukup mudah.
TRIBUNJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka 2.843 lowongan kerja Program Padat Karya sepanjang tahun 2026.
Para peserta akan menerima upah setara Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta, yakni sekitar Rp5,7 juta per bulan.
Syarat utama hanya memiliki KTP Jakarta.
Ringankan Tekanan Sosial
Program ini merupakan upaya nyata Pemprov DKI dalam meringankan tekanan ekonomi dan sosial yang dirasakan sebagian masyarakat, sekaligus memberikan kesempatan kerja cepat bagi warga ber-KTP DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekankan bahwa program ini hadir sebagai respons langsung terhadap kondisi ekonomi yang mulai terasa tekanannya di tengah masyarakat.
“Kami membuka program padat karya ini sebagai bantalan sosial jangka pendek agar masyarakat tetap bisa bekerja dan memperoleh penghasilan,” ungkap Gubernur Pramono dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2026).
Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, menyatakan bahwa program ini mencerminkan komitmen kuat Gubernur Pramono Anung dalam membangun Jakarta dari bawah dan meringankan beban tekanan sosial melalui penyediaan lapangan kerja yang inklusif dan tepat sasaran.
“Pak Gubernur Pramono Anung sangat peduli dengan kondisi masyarakat kita. Melalui Program Padat Karya, kita tidak hanya membuka kesempatan kerja, tetapi juga memastikan bantuan ini benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan, sehingga dapat membantu mengurangi pengangguran dan mendorong perputaran ekonomi di tingkat kelurahan dan RW,” ujar Chico Hakim.
Program Padat Karya
Untuk memastikan program berjalan optimal dan tepat sasaran:
- Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Bina Marga (DBM), Dinas Pertamanan dan Hutan (Distamhut), serta Dinas Sumber Daya Air (SDA) akan segera melakukan verifikasi data calon peserta dan menyampaikan hasil seleksi untuk diumumkan melalui platform resmi Program Padat Karya.
- Pemerintah Kota/Kabupaten Administrasi sedang mengoptimalkan sosialisasi hingga tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW agar informasi ini menjangkau seluruh masyarakat sasaran.
- Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) memastikan pengelolaan platform Program Padat Karya berjalan lancar, memperluas diseminasi melalui berbagai kanal resmi, serta melakukan monitoring dan klarifikasi cepat terhadap informasi yang kurang akurat.
- Program Padat Karya ini akan melibatkan berbagai kegiatan pelayanan publik, termasuk dukungan sektor sosial, kesehatan, pendidikan, kebersihan, dan infrastruktur lingkungan.
Masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi resmi melalui platform Pemprov DKI Jakarta dan tidak terpengaruh oleh berita palsu.
“Kami mengajak seluruh warga Jakarta untuk mendukung program ini. Bersama-sama, kita bangun Jakarta yang lebih kuat dan inklusif,” tambah Chico Hakim.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses platform resmi Program Padat Karya atau menghubungi kanal komunikasi Pemprov DKI Jakarta.
BERITA TERKAIT
-
Baca juga: Pramono Pastikan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Dipangkas Meski Ekonomi Sedang Tertekan
-
Baca juga: Bukan Cuma Blok M-Bandara, Pramono Isyaratkan Penyesuaian Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek
-
Baca juga: Jakarta Jadi Percontohan Layanan Terpadu Perempuan dan Anak, Pramono: Jangan Hanya Setahun Bu Vero
Baca berita TribunJakarta.com lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita