Ramadan 2026
Pesan Ramadan dari Nasaruddin Umar: Hakikat Silaturahim dalam Kehidupan Umat
Puasa diharapkan menggapai kekuatan silaturrahim. Kata Nabi, silaturrahim memperpanjang umur. Pernyataannya lain, silaturrahim memperbanyak rezeki.
Ia juga bersahabat dengan angina, jin, dan malaikat. Mereka semua membantu menyelesaikan problem dan tantangan yang dihadapinya.
Sufi perempuan Rabi’ah al-‘Adawiyah jega bersahabat dengan binatang buas dan burung liar, seperti halnya bisa kita saksikan kekhususan yang dimiliki oleh para pawing binatang buas.
Imam al-Agazali, Ibnu ‘Arabi di antara gurunya adalah roh nabi dan para auliya yang wafat jauh sebelum masa hidupnya.
Nabi Muhammad memberi nama terhadap binatang peralatan sehari-harinya, seperti unta, kuda, cangkir, dan sisir.
Ia juga mengajari kita memberi salam kepada rumah kosong dan kuburan.
Halal bi halal adalah local product silaturrahim Indonesia yang kini mulai memasyarakat di Malaisia, Brunei, dan Singapura.
Silaturrahim memberikan energy spiritual untuk lebih eksis dalam menjalani kehidupan.
Banyak sekali ayat dan hadis menganjurkan perlunya silaturrahim. Antara lain, kata Rasulullah, silaturrahim memperpanjang umur dan hadis lainnya dikatakan silaturrahim memperbanyak rezki.
Halal bi halal sesungguhnya momentum untuk mempererat hubungan kita antara satu sama lain, terutama dalam era modern Indonesia yang banyak disibukkan dengan pemilukada.
Keretakan psikologis sebagai dampak pemilu kada dapat segera diperbaiki melalui silaturrahim atau halal bi halal.
Kita harus berani meminta maaf dan memaafkan orang lain yang pernah bermasalah dengan kita. Semakin berat silaturrahim itu dilakukan semakin besar pula pahala yang diperoleh.
Kita sering kali mendengarkan ucapan: “Saya sudah memaafkan tetapi saya belum bisa melupakan”.
Konsep silaturrahim di dalam Islam tidak seperti itu, teta[I bagaimana menghapus secara total memori negative orang lain di dalam diri kita.
Jika kita bisa melakukan seperti ini maka kita sebagai warga bangsa tentu akan berpengaruh lebih luas di dalam konsep perawatan keutuhan bangsa yang sangat penting itu.
Jika pribadi dan anggota keluarga sebagai cikal bakal dan unsur masyarakat bisa akur maka masyarakat bangsa Indonesia juga akan terlihat utuh dan takkan pernah tergoyahkan sedikit pun oleh kekuatan dari manapun.
Berita Terkait
Baca juga: Pesan Ramadan Menag Nasaruddin Umar: Kedermawanan sebagai Manifestasi Iman
Baca juga: Pesan Ramadan Nasaruddin Umar: I’tikaf Momen Membersihkan Hati dan Mendekat kepada Allah.
Baca juga: Pesan Menag Nasaruddin Umar yang Menyentuh Hati: Tersedu-sedu Mengingat Tuhan