Jangan Merokok, Jika Tak Mau Kesehatan Mulut Terganggu

Bagian pertama yang akan terkena zat berbahaya saat merokok ialah jaringan mulut dan rongga mulut.

Jangan Merokok, Jika Tak Mau Kesehatan Mulut Terganggu
Thinkstockphotos
Ilustrasi merokok 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Lita Febriani

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Membahas rokok dan bahaya mengkonsumsinya tentunya tak akan ada habisnya.

Sebatang rokok tembakau konvensional mengandung sekira 4.000 zat berbahaya.

Bagian pertama yang akan terkena zat berbahaya saat merokok ialah jaringan mulut dan rongga mulut.

Gigi seorang perokok biasanya akan berwarna kekuningan dan gusi berwarna hitam.

Gigi kekuningan pada perokok disebabkan oleh zat yang bernama Tar. Tar adalah bentukan dari senyawa kimia berbahaya yang ada pada asap rokok.

Sedangkan hitamnya gusi pada perokok disebabkan oleh pembulu darah yang mengecil dan menghambat proses suplai darah.

Jakarta Utara Bakal Punya Jembatan Instagramable

Dewan Pers Ingatkan Media Agar Bersikap Netral Dalam Pemberitaan Pileg dan Pilpres

#JusticeforAudrey: Para Pelaku Tampak Asyik Snapgram di Kantor Polisi

Sel-sel di dalam mulut dan rongga mulut seorang perokok konvensional dan tembakau alternatif akan berbeda.

"Sel perokok tembakau yang dibakar dan perokok elektrik itu berbeda. Sel perokok tembakau dibakar itu menunjukkan perilaku yang tidak normal, titik-titik hitamnya banyak sekali," tutur Dr. drg. Amaliya, M.Sc, PhD, Peneliti YPKP, Ketua Koalisi Indonesia Bebas TAR (KABAR), dan Anggota GEBRAK, Rabu (10/4/2019).

Selain itu, rokok juga bisa menyebabkan bau napas tidak sedap yang bersifat menetap, berkurangnya kepadatan tulang pada rahang, periodontitis atau infeksi yang disebabkan bakteri pada rongga mulut sehingga mengakibatkan kerusakan pada jaringan pendukung gigi, meningkatnya penumpukan plak dan karang gigi, meningkatnya risiko kanker mulut, meningkatnya risiko sinusitis, peradangan kelenjar ludah dan bertambahnya risiko lubang pada gigi.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved