Petugas Satpol PP Ciduk 4 Waria yang Mangkal di Apartemen Modernland Tangerang

Empat waria itu pun mempunyai nama panggung alias samaran bernama Jessica, Meinanda, Febi, dan Made yang mereka pajang di sosial media.

Petugas Satpol PP Ciduk 4 Waria yang Mangkal di Apartemen Modernland Tangerang
Istimewa/dokumentasi Satpol PP Kota Tangerang.
Empat waria yang diciduk petugas Satpol PP Kota Tangerang di Apartemen Modernland Tangerang, Kamis (16/5/2019) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Satpol PP Kota Tangerang menggelar razia untuk menjaring para kupu-kupu malam di Apartemen Modernland pada Kamis (16/5/2019) malam.

Namun, bukannya mendapat wanita asli, Satpol PP Kota Tangerang malah menangkap empat waria yang sedang menunggu tamu di kamarnya.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kota Tangerang Ghufron Falfeli, membenarkan adanya praktik prostitusi di Apartemen Modernland Tangerang.

Bahkan, kata dia, tak hanya wanita sungguhan yang menjajakan diri kepada pria hidung belang tapi wanita jadi jadian juga ada di Apartemen Modernland.

"Dari hasil operasi penegakan Perda, kami menjaring empat orang waria pekerja seks di apartemen kemarin malam," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (17/5/2019).

Lanjutnya, keempat wanita jadi-jadian tersebut ditangkap di dalam kamar lantai 7 gedung hijau Apartemen Modernland.

Empat waria itu pun mempunyai nama panggung alias samaran bernama Jessica, Meinanda, Febi, dan Made yang mereka pajang di sosial media.

Bisa Hemat Rp 1,6 Juta, Warga Cipinang Ini Senang Ikut Mudik Gratis Pemprov DKI

Aliansi Pemuda Mahasiswa Anti Mafia Desak Kemenhub Normalkan Harga Tiket Pesawat

Hasil Rekonstruksi Pembunuhan Wanita Penghibur di Tangerang, Pelaku Sejak Awal Niat Mencuri

"Jadi modusnya atau menjaring tamunya itu via sebuah aplikasi di media sosial," tutur Ghufron.

Kepada petugas, Jessica mengaku baru pertama kali terjaring Satpol PP setelah beberapa kali menerima tamu melakui media sosial MiChat.

Bahkan, dirinya berani pasang tarif dari Rp 150 ribu sampai 500 ribu tergantung kesepakatan dengan pelanggannya.

Para waria tersebut pun, kata Ghufron hanya diberikan surat teguran dan pemahaman selama tiga jam sebelum mereka diperbolehkan pulang.

"Barang bukti yang berhasil diamankan adalah satu pak kondom dan empat unit ponsel," tutup Ghufron.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved