Kilas Balik Kawasan Glodok Jadi Pusat Perayaan Cap Go Meh Jakarta, Sempat Dilarang di Era Soeharto

Kawasan Glodok merupakan sebuah kawasan tua di Ibukota dan disebut sebagai pecinan terbesar di Indonesia.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Kurniawati Hasjanah
KOMPAS.COM/RODERICK ADRIAN MOZES
Festival Cap Go Meh 2016 di kawasan Glodok, Jakarta Barat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Kurniawati Hasjanah

TRIBUNJAKARTA.COM - Perayaan Cap Go Meh akan digelar secara meriah di kawasan Glodok.

Acara itu dilaksanakan pukul 13.00 sampai 17.30 WIB pada Minggu (4/3/2018).

Dikutip dari wartakotalive.com, Sekretaris Cap Go Meh Glodok 2018 Stefanus Gusma mengatakan, carnaval ini bertema nasionalisme, karena tidak hanya menampilkan kebudayaan Tionghoa, namun juga menampilkan seluruh kebudayaan Indonesia.

"Kita mencoba menampilkan kesenian dan kebudayaan yang ada di seluruh Indonesia ini, agar masyarakat tahu kalau Nusantara kita kaya akan budaya," ujar Gusma saat dihubungi Warta Kota, Kamis (22/2/2018).

Kawasan Glodok merupakan sebuah kawasan tua di Ibukota dan disebut sebagai pecinan terbesar di Indonesia.

Baca: Fadli Zon Akan Laporkan Fitnah dan Hoaks Ananda Sukarlan ke Bareskrim Polri

Disebut sebagai pecinan karena nampak masyarakat Tionghoa yang bermukim di Glodok, toko khas Tionghoa bisa ditemui dan aktivitas yang berhubungan dengan kebudayaan Tionghoa dapat dijumpai.

Di kawasan ini terdapat tiga vihara tua, berbagai bangunan tua bercorak oriental seperti Toko Gloria, Rumah Keluarga Souw dan lainnya.

Asal nama kawasan ini bukan berasal dari bahasa Tionghoa.

Dilansir dari nationalgeographic.co.id, nama Glodok berasal dari nama air yang berbunyi glodok-glodok atau grojok-grojok.

Hal itu disampaikan oleh Ira Lathief sebagai seorang pemandu wisata acara Jakarta Food Adventure.

Baca: Fadli Zon Akan Laporkan Fitnah dan Hoaks Ananda Sukarlan ke Bareskrim Polri

Tak hanya sekadar gedung khas oriental, kamu bisa menemukan beberapa atap bangunan lama yang mempertahankan atap lengkung khas Tionghoa, gerbang masuk khas Tionghoa pada gang-gang kecil, serta rumah-rumah dengan ciri khas Tionghoa.

capgomehglodok2018
instagram.com/capgomehglodok2018

Di kawasan ini pun kamu bisa dengan mudah mendengarkan Bahasa Tionghoa dan musik bernuasa Tionghoa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved