Breaking News:

Susi: Jadi Menteri Sudah Luar Biasa, Ini kata Mahfud, Jimly dan Abraham Samad Jadi Cawapres Jokowi

"Itu mimpi di siang hari. Saya lulusan SMP jadi menteri saja sudah luar biasa. Masa bermimpi mau jadi cawapresnya Jokowi," kata Susi

Penulis: Erik Sinaga | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti memberikan keterangan pers terkait illegal fishing di Jakarta, Jumat (2/10/2015). Selama periode September 2015, PSDKP KKP berhasil menangkap sembilan kapal pelaku illegal fishing. 

Yang pasti, menurut Mahfud, dalam membicarakan capres-cawapres, sangat bergantung kepada partai politik. Berdasarkan konstitusi, ‎pasangan capres cawapres itu diajukan oleh partai politik peserta pemilu, baik sendirian maupun bersama sama yang mempunyai suara 20 persen.

"Kita semua harus hormati itu. Dan bagus aturan itu, karena bagaimanapun parpol itu adalah penyangga demokrasi, dan itu hak yang harus dihormati sepenuhnya," katanya.

Ia mengaku, belum ada pembicaraan formal dengan partai pengusung Joko Widodo atau Prabowo Subianto dengan dirinya terkait posisi cawapres.
Namun, ia mengaku sering bergurau dengan para petinggi parpol.

"Itu hanya bergurau saja, saling melempar bola. Misalnya, ada partai lain 'Nanti kami usung, ya' lalu kemudian 'Kamu ngusul saya, kamu minta apa?', kan itu namanya bergurau aja," kata Mahfud lagi.

Lagi pula, lanjut Mahfud, menjadi cawapres membutuhkan popularitas, elektabilitas dan logistik yang cukup.

3. Jimly Asshiddiqie

Jimly Asshiddiqie
Jimly Asshiddiqie (TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO)

Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie, mengaku belum mendapatkan tawaran dari partai manapun untuk mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) maju dalam Pilpres 2019.

Jimly mengaku tidak ingin terlalu percaya diri atau gede rasa (GR) atas kabar tersebut.

Menurutnya hal tersebut masih jauh, mengingat dirinya juga tidak memiliki partai sebagai kendaraan politik.

"Belum, parpolnya saja masih sibuk masing-masing, koalisinya saja masih belum pasti, cuma tampaknya dua. Kita gak usah terlalu buru-buru, apalagi yang tidak punya partai, tidak usah GR, biasa saja," ujar Jimly di Kantor ICMI, Jln Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (16/3/2018).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved