Nostalgia di Subang, SBY Ajak Sang Istri Cicipi Nanas Madu 'Enak sekali'
"Jadi, nostalgia. Saya kan sejak menjadi anggota sudah di sini. Saat jadi menteri juga masih sering ke sini,"
Mereka tampak membawa Nanas Madu dan Manggis. Sementara, Edhy Baskoro Yudhoyono tersenyum membawa satu plastik besar krupuk berwarna-warni.
Baca: Menyandingkan Fotonya dengan Haji Lulung, Andreas Taulany Mirip Gak Sih??
Baca: Kisah Berlange Presilus yang Menginspirasi Banyak Orang, Korban Bullying Hinggal Jadi Model
"Buat nanti di hotel," kata Ibas singkat seraya tersenyum.
Seorang pedagang, Ida, yang menjual dagangannya kepada SBY mengaku senang sekali kedatangan Ketua Umum Demokrat tersebut.
Pasalnya, sejauh ini jarang sekali tokoh bangsa yang mampir ke tempatnya.
"Oh iya senang sekali ada Pak Beye ke sini. Jarang banget ada pemimpin mau ke sini," ucapnya tersenyum.
Ida mengungkapkan, SBY dan keluarga menghabiskan Rp 235 ribu untuk membeli Nanas, Manggis dan kerupuk.
Seraya berkelakar, dirinya mengatakan sudah berharap SBY dan keluarga menghabiskan dana Rp 500 ribu.
"Tadinya mikir mau beli Rp 500 ribu. Ya namanya juga ngarep," tukasnya seraya tertawa.
Usai membeli panganan, SBY kemudian melanjutkan perjalanan menuju penginapan dan langsung menyapa masyarakat di Pasar Sagalaherang, Subang.
SBY selaku Ketua Umum Partai Demokrat ikut 'turun gunung' mendampingi putranya sekaligus Ketua Komando Tugas Bersama Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam rangkaian safari politik bertajuk 'Tour de Jawa Barat' pada 20 hingga 27 Maret 2018.
Kabupaten Subang menjadi lokasi kedua sasaran safari politik tersebut setelah Purwakarta pada Selasa kemarin.
Rencananya, SBY bertemu pengurus Demokrat hingga berkomunikasi dengan warga di mulai dari Purwakarta, Subang, Sumedang, Bandung, Sukabumi dan Kabupaten Bogor pada hari terakhir safari politik Partai Demokrat ini.
Baca: Pemkot Jakarta Timur Adakan Sosialisasi UU Pemilu Kepada 90 Pengurus RT/RW
Baca: Perjuangkan Hak, Indra Alam Dkk Rela Berhari-hari Berada di Depan Gedung DPR
Pengurus DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengakui tujuan kegiatan ini adalah untuk memadatkan dukungan serta menjajaki potensi suara di provinsi yang memiliki jumlah pemilih tertinggi di Indonesia ini. (Tribun Network/ryo/coz)