Pesta Miras Jenis Gingseng, 12 Warga Cicalengka Tewas

Kali ini sebanyak 12 orang meninggal dunia setelah menenggak miras jenis ginseng di wilayah Cicalengka, Minggu (8/4/2018).

Editor: ade mayasanto
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Sejumlah barang bukti sitaan minuman keras yang berhasil diamankan Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (6/4/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANDUNG - Minuman keras (miras) jenis gingseng kembali memakan korban.

Kali ini sebanyak 12 orang meninggal dunia setelah menenggak miras jenis ginseng di wilayah Cicalengka, Minggu (8/4/2018).

"Adapun hasil data sementara korban yang diduga keracunan miras di wilayah cicalengka 27 orang terdiri dari 26 laki-laki dan 1 perempuan," kata Direktur Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Umar Surya Fana melalui pesan singkatnya, Minggu (8/4/2018) kemarin.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi korban, miras yang ditenggak para korban berjenis ginseng berwarna kuning yang dikemas dalam botol plastik.

"Korban membelinya pada kamis tanggal 5 April 2018 di daerah Kampung Bojong Asih by pass, Desa Cicalengka wetan, Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung," jelasnya.

Diduga usai menenggak minuman tersebut para korban masuk ke rumah sakit.

Berdasarkan laporan terbaru, 12 orang dinyatakan meninggal dunia, 6 orang sudah kembali ke rumahnya masing-masing, dan sisanya masih dalam perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka.

Tonton juga:

Sebelumnya, korban tewas usai menenggak miras oplosan sebanyak 31 orang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menerangkan, dari 31 itu, tujuh warga Bekasi dinyatakan meninggal dunia di tiga tempat kejadian perkara. Di Pondok Gede tiga warga meninggal dunia, yakni Ridwan (20), Arifin (25), dan Abi (28).

Di Bekasi Selatan, satu orang bernama Supriyo tewas usai menenggak miras di depan Kantor Kecamatan Bekasi Selatan.

Di wilayah yang sama, Bekasi Selatan, ada kelompok lain sebanyak tiga orang yang melakukan minuman keras di rumah salah satu korbannya.

Ketiganya meninggal dunia, yaitu satu wanita atas nama Anissa serta dua lainnya Bernik dan Ardiansyah. Seluruh korban tewas saat menjalani perawatan medis di rumah sakit.

"Di Bekasi Kota, 7 orang meninggal dunia," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved