Insinyur India Ubah Polusi Jadi Tinta

Sebab, jika polusi dibiarkan semakin menjadi, ada kekhawatiran tentang masa depan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Tayang:
Editor: Ilusi Insiroh
independent.co.uk
Asap tebal yang selimuti Ibu Kota Thailand 

Tidak hanya Dhupar, udara kotor juga menjadi masalah kesehatan yang serius bagi banyak orang India.

Setelah lebih dari dua tahun penelitian dan pengembangan, Chakr Innovation telah mulai menjual perangkat untuk menangkap polusi dari mesin diesel. 

Baca: DJ Dinar Candy Ngaku Pernah Dichat Seorang Pesepakbola, Sama Seperti Via Vallen?

Sampai saat ini, perangkat telah disiapkan di 50 tempat, termasuk bisnis pribadi.

Teknologi ini melibatkan pendinginan polusi udara dalam "penukar panas" di mana partikel kotor berkumpul.

Ini kemudian dipindahkan ke area lain yang menangkap 70 hingga 90 persen dari materi partikulat. Karbon diisolasi dari emisi dan berubah menjadi tinta.

Dia mengatakan teknologi ini mungkin sangat sederhana. Namun hasilnya sangat sederhana.

“Mari bertanggung jawab dan setidaknya tidak meninggalkan jejak karbon yang lebih besar. Dan jika kita mampu mengendalikannya, mengapa tidak? Pada akhirnya, itu baik untuk kita semua,” ucap Dhupar.

Tushar Mathur, salah satu pekerja di Chakr Innovation, mengatakan dia merasa bahwa mengubah asap menjadi tinta adalah solusi yang bermanfaat.

Dia menyebut teknologi "win-win antara pebisnis dan lingkungan”.

Baca: 6 Tahun Menikah dengan Anang Hermansyah, Ashanty Banyak Banget yang Bikin Aku Sakit Hati

Artikel ini telah tayang di Intisari dengan judul : Hebat, Insiyur Muda India Ini Bisa Ubah Polusi Udara Menjadi Tinta

Sumber: Intisari
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved