Tak Hanya Anak Deddy Corbuzier, 7 Tokoh Ini juga Idap Disleksia dan Mampu Taklukkan Dunia

Sebenarnya apakah disleksia itu? dan Siapa saja kah tokoh dunia yang idap disleksia? Mari Kita simak!

Instagram
Deddy, Azka dan Kalina 

Saat dirinya masih kecil di tahun 1950 ia mengaku menghabiskan waktu hampir dua tahun hanya untuk belajar membaca.

Saat itu disleksia masih belum diakui sebagai suatu kondisi gangguan sehinga Steven sangat kesulitan menjelaskan apa yang terjadi pada dirinya ke orang lain.

Ketidakmampuan Steven untuk membaca di kelas membuat ia menjadi target bullying oleh teman-teman dan guru mencapnya sebagai seseorang yang malas.

Beruntung ia menemukan teman-teman yang mengenalkannya ke dunia perfilman.

"Film benar-benar membantu saya. Saya merasa tertolong dari rasa malu, bersalah," kata Steven seperti dikutip dari ABC Australia.

Steve Jobs

Semasa hidupnya Steve Jobs diketahui sebagai CEO dari perusahaan raksasa Apple.

Namun tahukah Anda bahwa ia sebetulnya adalah seorang pengidap disleksia?

Di sekolah Steve adalah sosok yang sangat biasa saja bahkan bisa dikatakan ia sulit menyelesaikan pendidikannya.

Semasa kuliah ia bahkan hanya mampu bertahan hingga satu semester sebelum akhirnya memutuskan untuk keluar karena merasa ilmu yang ia pelajari tak ada manfaat praktis untuk hidup.

Dengan menggunakan pengalamannya dan sedikit ilmu di sekolah, Steve pun berhasil menciptakan beragam produk Apple.

Agatha Christie

Anda penggemar cerita-cerita detektif Hercule Poirot dan Miss Marple? Tentunya Anda sudah tak asing dengan sang pencerita ulung Agatha Christie.

Hingga kini cerita-cerita misteri Agatha Christie telah terjual miliaran kopi.

Agatha Christie juga diketahui menderita disleksia.

Namun hal ini tak menghentikannya untuk menjadi orang yang kreatif.

Agatha pun tak lelah belajar untuk menulis dan membuat novel-novel misterinya yang hebat dan selalu bisa menyergap pembacanya.

Hingga saat ini novel-novelnya telah menginspirasi banyak novelis serta pembuat film.

Muhammad Ali

Muhammad Ali, seorang petinju yang telah melegenda ternyata adalah penderita disleksia.

Muhammad Ali sendiri mengaku bahwa ketika masih sekolah, guru-guru selalu mengatainya bodoh.

Hal ini karena Muhammad Ali kecil tak bisa membaca buku pelajarannya.

Selain itu, Muhammad Ali juga tak diterima untuk bergabung dengan militer karena kemampuan bahasanya yang buruk.

Meski begitu, ini tak membuat Muhammad Ali menyerah dengan dirinya.

Terbukti kemudian dia menjadi salah satu petinju terhebat dan terpopuler di dunia.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved