Beragam Reaksi Sikapi Amien Rais Ingin Maju Capres: Terinspirasi Mahathir dan Singgung Nama Prabowo

"Mahatir itu jadi semacam perubahan visi orang di Asia Tenggara ini. Jadi saya terima kasih sama Mahathir ya," paparnya.

TRIBUN BATAM /ARGIANTO DA NUGROHO
Pendiri Partai Amanat Nasional, Amien Rais. 

Menurutnya, mantan Ketua MPR RI ini selalu tampil dengan menggangap diri paling benar, paling hebat dan paling mampu di Indonesia ini.

"Silahkan secara gentle maju sebagai presiden tahun depan," katanya.

Lebih lanjut Toni memberikan contoh sikap gentleman yang ditunjukkan Mahathir Muhammad yang maju dan terpilih kembali sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia.

Mahathir juga dikenal sebagai sosok yang kerap mengkritik kebijakan pemerintah Malaysia, namun berani untuk maju sebagai Perdana Menteri

"Berusia 92 tahun Mahatir tekenal banyak berbicara, banyak mengkritik tapi gentle maju dalam gelanggang pertarungan demokrasi. Keyakinannya akan sebuah makna kebenaran dikontestasikan melalui pemilu, biarkan suara rakyat menentukan kebenaran sejati melalui kerangka demokrasi. Saya tunggu keberanian politik seorang Amin Rais," katanya.

Sebelumnya diberitakan sebelumnya, Amien Rais menantan Jokowi untuk bertarung secara gentle di Pilpres 2019. Dia mengatakan akan mengalahkan Jokowi secara konstitusional.

"Jadi saya menantang Pak Jokowi, mari kita bertanding secara fair. Mari kita duel secara gentle. Artinya apa, kita nggak usah jihad dengan fisik, menimbulkan bloodshed, tumpah darah, itu nanti ada masanya, kalau semua mentok saya kira itu perlu. Tapi itu masih jauh, masih ada cara lain, yaitu kita turunkan dengan demokrasi dan konstitusi," kata Amien.

6. Golkar Beri Tanggapan Pernyataan Amien Rais

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mempersilakan jika Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mau mencalonkan diri sebagai Calon Presiden (Capres) pada 2019 mendatang.

Menurutnya, hal tersebut sangat bagus bagi proses demokrasi di tanah air.

"Kalau Pak Amien Rais mau maju dan menyatakan kesiapannya menjadi Capres, tentu bagus, semakin banyak calon Presiden, semakin bagus bagi proses demokrasi di Indonesia," ujar Ace, dalam pesan singkatnya kepada Tribunnews, Senin (11/6/2018).

Ia tidak memungkiri bahwa mantan Ketua MPR RI itu memiliki kemampuan untuk memimpin negara ini.

"Pak Amien Rais memiliki kapasitas dan kemampuan untuk memimpin RI ini," kata Ace.

Ace kemudian menyarankan agar Amien benar-benar 'nyapres' jika memang berminat, daripada terus mengkritisi apapun kebijakan yang diambil oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

"Daripada terus mengkritik pemerintahan Pak Jokowi tak henti-henti, lebih baik maju saja sebagai Capres," tegas Ace.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu pun menekankan bahwa lebih baik politisi senior seperti Amien Rais 'berjuang' merebut kepercayaan rakyat pada Pilpres mendatang.

"Berjuang merebut kekuasan pemerintahan, kita buktikan mana yang paling dipercaya rakyat," pungkas Ace.

7. Peluang Amien Rais Menurut PDIP

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno menyambut baik bila Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais maju dalam pemilihan presiden 2019.

Menurutnya setiap orang berhak untuk memilih dan dipilih di negara demokrsi.

"Bagus. Demokrasi semakin bersemi. Setiap orang, yang merasa dirinya layak jual, bisa masuk bursa kontestasi. Yang penting ada dukungan parpol yang cukup," ujar Hendrawan, Senin, (11/6/2018).

Menurut Hendrawan, peluang Amien Rais untuk maju atau memenangkan‎ Pilpres masih terbuka.

Ketokohan mantan Ketua MPR tersebut masih terlihat.

‎"Beliau masih cukup vokal menyampaikan gagasan, koreksi dan opini terhadap berbagai masalah nasional. Ada bagian masyarakat yang suka dengan gaya ceplas-ceplos seperti itu," katanya.

Hendrawan mengatakan‎ pihknya tidak khawatir bila Amien Rais kembali maju Pilpres, termasuk apabila bersanding dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Menurutnya bila Amien benar-benar ikut dalam pemilihan presiden maka strategi PDIP dalam memenangkan Joko Widodo ( Jokowi) akan berubah.

"Tidak merasa demikian (terancam), hanya strategi bisa berubah. Siapa yang jadi nomor satunya Amien-Prabowo, atau Prabowo-Amien?" pungkasnya.

8. Cak Imin Soal Amien Rais

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di kediaman politikus senior Golkar, Akbar Tandjung di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/4/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di kediaman politikus senior Golkar, Akbar Tandjung di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/4/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar menilai, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais masih memiliki peluang untuk diusung sebagai calon presiden pada Pemilu Presiden 2019.

Bahkan, menurut Muhaimin, bisa jadi peluang Amien Rais untuk menang lebih besar daripada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Jangan-jangan Pak Amien dengan Pak Prabowo (lebih) kuat Pak Amien," kata Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Minggu (10/6/2018).

Muhaimin mengatakan, hal itu bisa saja terjadi lantaran Prabowo baru saja kalah dari Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2014.

Dengan demikian Amien Rais, menurut pria yang akrab disapa Cak Imin, memiliki peluang kemenangan yang lebih besar bila berkontestasi dengan Jokowi pada Pilpres 2019.

Terlebih, lanjut dia, Amien Rais pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah yang didukung massa besar.

"Ya Pak Amien bekas Ketum Muhammadiyah, Prabowo sudah pernah tanding. Hari ini mungkin butuh yang baru tanding, analisis saja," ucap Cak Imin.

9. Penilaian Fahri Hamzah Soal Amien Rais

Wakil Ketua DPR RI Fahrih Hamzah
Wakil Ketua DPR RI Fahrih Hamzah (Harian Warta Kota/henry lopulalan)

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, wacana majunya Amien Rais dalam Pilpres 2019 terinspirasi dari kemenangan Mahathir Mohamad dalam pemilihan Perdana Menteri di Malaysia.

Mahathir yang berusia 92 tahun dan pernah memimpin Malaysia mampu memenangkan pemilihan Perdana Menteri melawan Najib Razak yang tengah dibayangi kasus korupsi.

"Mungkin didasari perasaan bahwa pemimpinnya tidak memadai maka beliau yang sebenarnya sudah berusia 74 tahun terinspirasi dengan orang seperti Mahathir yang kembali berkuasa karena ada penyimpangan dalam kepemimpinan, dalam mengelola pemerintahan," kata Fahri saat dihubungi, Senin (11/6/2018).

"Jadi dari perspektif itu kita bisa mengerti kenapa beliau didorong oleh teman-temannya untuk mencalonkan diri kembali dan saya kira itu sesuatu yang wajar selama menurut Undang-Undang itu dibolehkan," lanjut Fahri.

Ia menilai, Amien Rais sebagai salah satu sosok pemimpin yang baik di Indonesia.

Hal itu, lanjut Fahri, terbukti saat Amien konsisten mengawal transisi dari Orde Baru ke era Reformasi.

Menurut Fahri, selama 20 tahun terakhir, Amien juga konsisten menjaga demokrasi di Indonesia tetap berjalan di atas relnya.

"Tidak ada halangan saya kira. Dulu kita mengusulkan agar presidential threshold nol persen, sebenarnya dalam rangka itu (banyak capres)," papar Fahri.

"Tapi kan kemudian dikerucutkan menjadi 20 persen yang kemudian menyebabkan kita memiliki sedikit calon pemimpin. Saya kira terobosan Pak Amien ini positif untuk ke depan," lanjut dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan, partainya serius mewacanakan Amien Rais maju pada Pemilu Presiden 2019.

Namun, ide pencapresan Amien tidak tunggal.

Ada tokoh PAN lainnya yang hendak diusung seperti Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, mantan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, dan Ketua Dewan Penasehat PAN Sutrisno Bachir.

Viva mengatakan, partainya serius memasukan nama Amien ke dalam bursa capres lantaran mantan Ketua MPR itu memiliki integritas untuk memimpin Indonesia.

"Pak Amien memiliki integritas sebagai pemimpin nasional, cinta NKRI dan cinta rakyat Indonesia," kata Viva melalui keterangan tertulis, Minggu (10/6/2018).

Sebelumnya, Amien sempat menyebut namanya sebagai salah satu dari empat nama yang akan diusung menjadi capres oleh PAN.

Saat itu, ia menyebut namanya sebagai salah satu capres yang akan diusung PAN dalam acara buka puasa bersama kader PAN di rumah dinas Zulkifli Hasan, di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Sabtu (9/6/2018). (TribunJakarta.com, Tribunnews.com/Kompas.com)

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved