Polemik Wagub DKI Tambah Panas, Sandiaga Pede Hingga Gerindra Minta PKS Tak Berkoar
Gerindra klaim menahan diri soal posisi cawagub DKI Jakarta, tapi tidak dengan PKS yang minta kejelasan lebih cepat. Ancaman PKS merongrong koalisi.
Penulis: Yogi Gustaman | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sehingga tahapan berikutnya dapat ditindaklanjuti.
"Secepatnya, dan dari PKS (dua nama Cawagub). Nanti kalau sudah di tandatangani, baru diserahkan ke pak Anies. Sekarang belum. Jadi nanti tunggu aja. Sebetulnya nggak dibatasi (waktu)," terang dia.
Dia optimistis soal permasalahan wagub DKI ini tidak akan mengalami tarik-ulur lagi seperti yang sudah terjadi sebelumnya.
"Politik harus optimis terus dong. kita optimis (tidak alot)," ujarnya.
Sandiaga percaya diri koalisi solid
DPD Partai Gerindra DKI Jakarta berjanji mengundang DPW PKS DKI Jakarta untuk membahas kursi wagub DKI Jakarta.
Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik mengatakan, pihaknya mengundang DPW PKS DKI datang ke kantor DPD Gerindra DKI pada 5 November 2018.
"Hari ini kami udah bersurat ke PKS, mengundang PKS tanggal 5 (November), jam 15.00, di kantor DPD Gerindra, untuk duduk bareng mendiskusikan soal pencalonan wakil gubernur menggantikan Pak Sandi," ujar Taufik di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2018).
Taufik berharap DPW PKS DKI bisa memenuhi undangan tersebut. Dengan demikian, kedua pihak bisa segera memutuskan dua kandidat wagub yang akan diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Menurut Taufik, persoalan wagub DKI ini cukup diselesaikan kedua partai di tingkat provinsi.
"Urusan wagub itu urusan DPD (parpol tingkat provinsi). Maksud saya, ayo kita berunding, duduk bareng, musyawarah. Pasti ada jalan keluar," kata Taufik.
Sosok yang akan menggantikan Sandiaga menduduki jabatan wakil gubernur DKI Jakarta masih menjadi teka-teki.
Sebagai parpol pengusung Anies-Sandiaga pada Pilkada DKI Jakarta 2017, Gerindra dan PKS belum menemukan kata sepakat.
Dia menyayangkan pernyataan yang menyebut koalisi Gerindra dan PKS terganggu gara-gara kursi wagub DKI.
"Kalau ada orang buat pernyataan itu, menurut saya, dia tidak menghargai partainya juga. PKS partai besar, Gerindra partai besar. Kalau partai besar itu enggak akan goyah dalam komitmen," kata Taufik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/sandiaga-uno-dan-sohibul-iman_20181020_111126.jpg)