Menghirup Udara Bebas Besok, Basuki Tjahaja Purnama Disarankan Tahan Diri Jadi Kader Parpol

Menurut Heru, BTP merupakan sebagian dari banyaknya tokoh muda yang berpotensi membenahi berbagai persoalan bangsa di masa depan.

Menghirup Udara Bebas Besok, Basuki Tjahaja Purnama Disarankan Tahan Diri Jadi Kader Parpol
ISTIMEWA
Presidium Gerakan Regenerasi Nasional (GRN) Heru Budi Wasesa bersama Basuki Tjahaja Purnama 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias BTP bakal bebas murni dari penjara Mako Brimob Kamis (24/1/2109) besok.

Berbagai spekulasi muncul terkait masa depan BTP usai menghirup udara bebas.

Termasuk kabar BTP dorongan masuk ke pentas politik nasional dengan menjadi kader partai politik

Presidium Gerakan Regenerasi Nasional (GRN) Heru Budi Wasesa meminta BTP menahan supaya tidak terjun dalam kegiatan politik praktis sementara waktu. 

"Sebaiknya BTP tidak masuk kedalam politik praktis dari gerbong manapun, popularitas BTP sebagai pekerja keras profesional yang jujur dan bersih merupakan idaman segenap elemen di bangsa ini.  Jadi sebaiknya BTP pun konsisten dan independen di posisinya sebagai seorang profesional. Contoh saja antara lain, Sri Mulyani, Basuki, Susi Pudjiastuti  Dan kamipun meyakini BTP pun tidak kalah kelas dibanding mereka," kata Heru saat dikonfirmasi, Rabu (23/1/2019).

Menurut Heru, BTP merupakan sebagian dari banyaknya tokoh muda yang berpotensi membenahi berbagai persoalan bangsa di masa depan. 

Kabar Pernikahan Ahok Seusai Bebas, Keluarga Bantah, Sahabat Ungkap 2 Lokasi, Ini Kesaksian Ketua RT

Heru menambahkan BTP adalah representasi profesionalisme murni anak bangsa, yang dapat menginpirasi seluruh lapisan generasi dari kelompok apapun atau partai manapun

"Biarlah domain eksekutif nantinya benar-benar total dan di urus oleh para profesional yang cakap dibidangnya serta urusan partai adalah total didalam legeslatif. Dengan demikian tidak ada ke-terwakilan partai di dalam kabinet yang dapat men-distorsi kepentingan utama dalam berbangsa dan bernegara,  sertapun akan tercipta generasi tangguh lebih banyak lagi seperti Sri Mulyani, Basuki, Susi dan BTP lainnya," ujar Heru.

Heru juga meminta partai politik tidak lagi berupaya menarik-narik BTP masuk ke dalam partai politik.

Apalagi menjelang Pilpres 2019 di depan mata

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved