Garong Pemerkosa Pembantu WN Jerman Divonis Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa

Heri (38), garong sekaligus pemerkosa yang beraksi di rumah warga negara Jerman Kelurahan Harjamukti pada Selasa (18/9/2018) divonis 12 tahun penjara

Garong Pemerkosa Pembantu WN Jerman Divonis Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Asep Mulyana alias Heri (baju garis-garis) saat digelandang ke Mapolresta Depok, Jumat (21/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKMAJAYA - Asep Mulyana alias Heri (38), garong sekaligus pemerkosa yang beraksi di rumah warga negara Jerman Kelurahan Harjamukti pada Selasa (18/9/2018) divonis 12 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok.

Vonis Majelis Hakim PN Depok yang diketuai Rosana Kesemu Hidayah dengan hakim anggota Ramon Wahyudi dan Rizky Mubarak Nazario itu lebih berat dua tahun dari tuntutan JPU Kejari Depok Riza Dona.

Dalam putusannya, Rosana menyatakan Asep terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur pasal 363 ayat (1) ke-3, ke-5 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan dan Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan.

"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pasal 363 ayat (1)ke-3, ke-5 KUHP dan Pasal 285 KUHP. Dengan ini menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa selama 12 tahun penjara," kata Rosana di PN Depok, Selasa (29/1/2019).

Rosana menyatakan yang memberatkan vonis Asep karena tindakannya meresahkan masyarakat dan menimbulkan trauma bagi korban, SF yang bekerja sebagai pembantu.

Sementara yang meringankan vonis karena terdakwa mengakui kesalahannya dan berjanji tak akan mengulangi perbuatannya lagi.

"Menetapkan terdakwa tetap ditahan dan menetapkan agar terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp 2 ribu rupiah," ujarnya.

Dalam sidang tuntutan sebelumnya, Putri menjelaskan bahwa Heri yang sempat melarikan diri ke Sukabumi, Jawa Barat masuk ke rumah majikan SF dengan cara mencongkel jendela menggunakan parang.

Setelah berhasil masuk Heri menggasak tiga handphone milik SF yang tergeletak dekat kasur hingga membangunkan korban yang sedang terlelap.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved