Tribun Wiki

Jawa Timur Pegang Kasus DBD Tertinggi, Ini Penanganan Sakitnya: PSN hingga 'Obat' Alami

Kasus DBD meningkat seiring musim penghujan yang masuk pada bulan Januari ini. Jawa Timur menjadi daerah dengan kasus DBD tertinggi. Ini penanganannya

Penulis: Erlina Fury Santika | Editor: Ilusi Insiroh
Tribunnews.com/net
Nyamuk demam berdarah 

"Yang tahun 2018, itu Kota Malang tertinggi, tetapi saat ini Kabupaten Kediri," ungkapnya kepada Kompas.com, Kamis (31/1/2019).

Meski demikian, daerah yang telah menyatakan kasus DBD sebagai kejadian luar biasa (KLB) dengan laporan wabah (W1) adalah Kabupaten Kapuas, Kota Kupang, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Ponorogo, dan Provinsi Sulawesi Utara.

"Kabupaten Kapuas pernah sudah mencabut KLB-nya karena kondisi sudah terkendali," tutur Nadia.

Di samping itu, angka kematian yang disebabkan kasus DBD mencapai 133 orang.

Angka kematian tertinggi terjadi di Jawa Timur, yaitu 47 orang, lalu NTT dengan 14 orang, Sulawesi Utara dengan 13 orang, dan Jawa Barat dengan 11 orang, serta Jawa Tengah dan Kalimantan Tengah masing-masing 9 orang.

Cara kendalikan DBD

Ada beragam cara guna kendalikan DBD yang menjangkit di beberapa wilayah Indonesia.

Dilansir dari laman Departemen Kesehatan, depkes.go.id, peran masyarakat untuk menekan kasus DBD sangat menentukan.

Caranya yakni dengan menggencarkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus.

Program PSN, yaitu: 

1) Menguras, adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain

2) Menutup, yaitu menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air dan lain sebagainya; dan

3) Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular demam berdarah.

Adapun yang dimaksud dengan 3M Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti:

1) Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan;

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved