Tribun Wiki
Jawa Timur Pegang Kasus DBD Tertinggi, Ini Penanganan Sakitnya: PSN hingga 'Obat' Alami
Kasus DBD meningkat seiring musim penghujan yang masuk pada bulan Januari ini. Jawa Timur menjadi daerah dengan kasus DBD tertinggi. Ini penanganannya
Penulis: Erlina Fury Santika | Editor: Ilusi Insiroh
3. Echinacea
Echinacea merupakan jenis tanaman herbal yang umumnya digunakan untuk mengobati demam dan flu pada masyarakat Amerika bagian Utara.
Pakistan Journal of Clinical and Biomedical Research menyebut echinacea dapat memicu produksi protein dan interferon tambahan, sebagai reaksi terhadap serangan bakteri dan virus.
Tanaman tersebut dipercaya mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mengoprimalkan sel darah putih dalam menangani infeksi virus.

4. Daun pepaya
Disebutkan bahwa ekstrak daun pepaya dapat membantu meningkatkan angka trombosit.
Tanaman ini diduga mampu menstabilkan dinding sel kepung darah sehingga tidak mudah dirusak oleh virus dengue.
Caranya, cukup gunakan 50 gram daun pepaya sebagai obat DBD, cuci menggunakan air bersih.
Setelahnya, tumbuk daunnya hingga halus, namun jangan sampai menjadi bubuk.
Anda bisa mencampurkan dengan air dan peras air tumbukan daun pepaya. Minum sebanyak 3 kali sehari.

5. Buah dan sayuran yang mengandung vitamin C

Vitamin C dipercaya mampu membantu perbaikan, pertumbuhan dan perkembangan jaringan sel tubuh.
Vitamin C juga dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh dengan meningkatkan antibodi dan produksi sel darah putih.
Buah yang mengandung vitamin c di antaranya jambu, lemon, jeruk, pepaya, stroberi, kiwi dan mangga.
Sementara untuk sayurannya, kubis, brokoli, kembang kol dan labu kuning. (TribunJakarta.com Erlina Fury Santika/Kompas.com Caroline Damanik/Hello Sehat Novita Joseph)