Berniat Baik Berujung Dianiaya, Nasib 3 Kader Jumantik di Lenteng Agung Dapat Perhatian Anies
Korban pemukulan yang menimpa Nur Azizah, Djayanti dan Felicia Desi berlangsung di sebuah rumah, tepatnya di Jalan Haji Ali RT 08 RW 05.
Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Gubernur Anies jenguk dan berikan semangat
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menyambangi kader jumantik yang menjadi korban penganiayaan di Kelurahan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak tiga kader jumantik Kelurahan Lenteng Agung menjadi korban penganiayaan oleh salah seorang warganya Marwan Sangaji (39), yang tak bersedia disambangi rumahnya.
Tiga kader jumantik tersebut adalah Felicia (38), Djayanti (38), dan Nur Azizah (40), yang mengalami luka memar dan lebam dibagian wajah serta lengannya.
Anies menuturkan, meski mengalami kekerasan ketika bertugas, ketiga kader jumantik tersebut tetap bersemangat.

"Jadi pertama bahwa kader jumantik tetap semangat, walau pun mengalami kekerasan mereka tak sedikit pun gentar," kata Anies di kediaman Djayanti, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (3/2/2019).
• Belum Ada Upaya Kekeluargaan, Pelaku Pemukulan Petugas Jumantik Masih Mendekap Dibalik Jeruji
Lanjut Anies, para kader jumantik yang mengalami kekerasan justru ingin menunjukan bahwa tindakan kekerasan itu tidak menyurutkan semangatnya, tapi justru makin menambah semangat para kader.
Menurut Anies, tugas dan peran para kader jumantik ini sangatlah penting, karena para kader merupakan orang-orang yang peduli terhadap lingkungan.
"Kader jumantik ini sangat penting, karena itu saya meminta pada seluruh masyarakat agar menyambut para kader jumantik dengan baik, mereka adalah orang-orang yang peduli pada lingkungan, mereka adalah kader yang menjaga kesehatan masyarakat," kata Anies.
Terakhir, Anies berpesan kepada seluruh masyarakat apabila menyaksikan ada tanda-tanda atau potensi sambutan yang kurang baik terhadap kehadiran jumantik, agar segera melaporkannya ke pihak berwajib.
"Bila menyaksikan tanda-tanda sambutan yang kurang baik, maka segera laporkan. Seperti peristiwa ini pelakunya langsung dilaporkan dan langsung ditahan di Polsek Jagakarsa, dan kami tidak akan membiarkan kejadian ini berlalu tanpa ada hukuman yang setimpal," kata Anies.