Tribun Wiki
Sejarah di Balik 7 Makanan Khas Jakarta, Kerak Telor Ternyata Hasil 'Iseng' Anak Menteng?
Makanan tradisional Jakarta tak lepas dari sejarah yang melatarbelakanginya. Berikut TribunJakarta.com himpun 7 makanan khas Ibu Kota.
Penulis: Erlina Fury Santika | Editor: Rr Dewi Kartika H
Pertama, nasi ulam berkuah (basah) yang berasal dari Jakarta Utara dan Pusat, kedua nasi ulam kering (tidak berkuah) yang ditemukan di Jakarta Selatan.
Nasi ulam bertambah nikmat dengan tambahan daun kemangi, sambal, bawang goreng, dan taburan kacang tanah tumbuk.
YouTuber Daddy Kuliner merekomendasikan nasi ulam Betawi H. Nanan di Glodok, tepatnya depan gang petak 9, sebagai nasi ulam yang wajib dicicipi.
7. Pindang Bandeng
Makanan ini punya ciri khas kuah yang sedikit asam dan cukup segar.
Selain itu, cabe rawit yang dimasak bisa membuat selera makan semakin membuncah.
Menurut sejarahnya dari berbagai sumber, masakan ini tak lepas dari pengaruh Tiongkok.
Justru pindang bandeng ini merupakan makanan yang wajib dihadirkan dalam perayaan tahun baru Imlek.
Sebab, makanan ini punya filosofi sendiri, yakni sebagai lambang kemakmuran dan harapan agar memperoleh rezeki di tahun yang baru.