Pembunuhan Pendeta

Fakta Otak Cabul Pembunuh Melinda: Sempat Ikut Mencari Korban

Otak cabul Nang dan Hendri untuk memperkosa calon pendeta Melinda Zidemi direncanakan sepekan sebelumnya.

Fakta Otak Cabul Pembunuh Melinda: Sempat Ikut Mencari Korban
KOLASE SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO/ISTIMEWA
Nang (kaus singlet) dan Hendri (telanjang dada) menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara pada Kamis (28/3/2019) malam setelah kakinya ditembak polisi karena mencoba kabur. Keduanya pembunuh calon pendeta Melinda Zidemi (foto kanan). 

TRIBUNJAKARTA.COM, PALEMBANG - Otak cabul Nang dan Hendri untuk memperkosa calon pendeta Melinda Zidemi direncanakan sepekan sebelumnya.

Rencana jahat dibuat Nang lalu diamini Hendri sejak keduanya berada di mes karyawan tidak jauh dari mes korban di area PT PMS Divisi IV, Dusun Sungai Baung, Desa Bukti Batu, Air Sugihan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Anggota gabungan Polda Sumsel dan Polres OKI menciduk keduanya dengan tembakan terukur karena mencoba kabur. 

"Sudah seminggu kami rencanakan untuk diperkosa. Sudah kami incar dari mes kantor. Kami obrolin bagaimana ini kita perkosa saja," cerita Nang saat dihadirkan dalam rilis perkara di Polda Sumsel, Jumat (29/3/2019).

"Memang dia (korban) saya suka tapi Hendri punya rencana untuk memperkosa. Saya setuju dengan rencana itu," Nang menambahkan. 

Pelaku pembunuhan Hendri (18) Nang (20), di Polda Sumsel, Jumat (29/3/2019).
Pelaku pembunuhan Hendri (18) Nang (20), di Polda Sumsel, Jumat (29/3/2019). (SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL)

 Seminggu sebelum kejadian gerak-gerik Melinda diikuti kedua pelaku, termasuk jadwalnya.

Mereka hapal Melinda kerap pergi ke Pasar Jeti pada sore.

Selama ini Nang dan Hendri tercatat sebagai buruh harian di perkebunan sawit.

Nang mulai melancarkan niat jahatnya, dibantu Hendri, terhadap Melinda Zidemi sejak korban keluar dari mes menuju Pasar Jeti pada Senin (25/3/2019) sore.

Benih rasa suka Nang sudah muncul sejak Melinda Zidemi datang sebagai vikaris atau calon pendeta di Dusun Sungai Baung pada Oktober 2018.

Selama masa pengabdiannya di Dusun Baung sejak lulus Sekolah Tinggi Teologi Injil Palembang, Melinda tinggal di mes semipermanen di Divisi IV.

Halaman
1234
Penulis: yogi gustaman
Editor: Ilusi Insiroh
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved