Ramadan 2019

Cara Mudah Berhenti Merokok saat Bulan Puasa Ramadan

Saat puasa, para perokok aktif tentu saja tidak diperbolehkan mengisap batang tembakau itu saat siang hari.

Tayang:
Editor: Kurniawati Hasjanah
Thinkstockphotos
Ilustrasi merokok 

Temuan ini berawal dari sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Nicotine and Tobacco Research tahun 2007 silam.

Pada penelitian tersebut, sekitar 209 perokok diminta untuk menikmati berbagai makanan dan menilai jenis makanan apa saja yang bisa membuat lidahnya terasa enak dan tidak.

Ternyata, makanan untuk berhenti merokok yang paling banyak dipilih adalah susu dan produk susu.

Ini karena susu dapat membantu menghilangkan sensasi pahit di lidah akibat merokok.

2. Sayur dan buah

Coba mulai menkonsumsi sayur dan buah kesukaan kita.

Misalnya jeruk, pir, apel, atau pisang yang mengandung banyak antioksidan, vitamin, dan serat.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nicotine and Tobacco Research tahun 2013, para mantan perokok yang suka makan sayur dan buah cenderung lebih mudah terbebas dari jeratan rokok.

Bahkan, hasrat untuk setop merokok terus menguat hingga 30 hari ke depan, dibandingkan mereka yang jarang makan sayur dan buah.

Sama seperti susu, makan sayur dan buah dapat membantu mengembalikan sensitivitas lidah.

Dengan begitu, kita tak lagi mencari rokok saat stres, justru beralih ke sayur dan buah yang lebih sehat.

 3. Popcorn

Popcorn juga bisa menjadi makanan untuk berhenti merokok yang bisa kita andalkan.

Bukan cuma membuat tangan jadi sibuk ngemil, makan popcorn juga bisa membuat kita lebih cepat kenyang.

Sekitar 1.000 gram atau setara dengan 5 cangkir popcorn hanya mengandung 150 kalori.

Jadi, tak perlu cemas akan kegemukan setelah makan popcorn.

Dengan catatan, hindari menambahkan mentega, gula, atau garam pada popcorn.

Gantilah dengan sedikit minyak zaitun atau keju parmesan supaya lebih gurih dan menambah cita rasanya.

4. Kacang

 Agar lebih sehat dan aman untuk berat badan, pilihlah kacang sebagai camilan.

Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Annals of Internal Medicine tahun 2015 mengungkapkan, bahwa orang yang makan makanan tinggi serat mengalami penurunan berat badan hingga 2,5 kilogram (kg) dalam sebulan.

Makanan tinggi serat ini tidak hanya kacang, tapi juga termasuk brokoli, raspberry dan jenis buah beri lainnya, serta oatmeal. (Tribunwow)

Sumber: TribunWow.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved