Viral Santri Panti Sahur dan Buka 1 Mi Instan Berdua, Pengurus Jelaskan: Donatur Hingga Luar Negeri

Beredar pesan singkat sebuah panti asuhan di Depok kekurangan logistik, sehingga anak-anak sahur dan puasa makan mi instan 1 bungkus berdua. Benarkah?

Penulis: Y Gustaman | Editor: Y Gustaman
Kolase TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Muhammad Zainudin, Ketua Pengurus Panti Asuhan Asuwain Timor di Cilodong, Kota Depok, Jumat (10/5/2019). 

Bantuan dari donatur tersebut tak hanya datang dari warga Depok dan dalam negeri saja, bahkan hingga dari luar negeri.

"Banyak sekali donatur yang berdatangan, terakhir kemarin dari Singapura dan Malaysia," ucap Zainudin.

"Ada juga utusan dari Arab ke sini, mengecek dan memastikan benar tidaknya kabar tersebut," beber dia.

Pantauan TribunJakarta.com, donatur masih terus berdatangan hingga pukul 14.00 WIB, membawa sembako yang diangkut menggunakan kendaraan pribadi.

Secara estafet dan bergantian, para santri pun membawa sembako-sembako tersebut turun dari dalam mobil dan dibawa masuk kedalam Panti.

"Ya jadi seperti ini mas sekarang kondisinya, donatur datang membawa sembako."

"Niat komunitas itu baik sebenarnya, tapi narasinya kurang baik ya. Sekarang kita sama-sama ambil hikmahnya saja," ujar Zainudin.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved