Warga Kampung Bandan Berlebaran di Lokasi Pasca-kebakaran

Memasuki kawasan lokasi kebakaran di Kampung Bandan, momen Lebaran seketika terlihat

Warga Kampung Bandan Berlebaran di Lokasi Pasca-kebakaran
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Suasana Lebaran di lokasi kebakaran Kampung Bandan, RW 05 Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (5/6/2019) 

"Lebarannya begini ya pak, nggak punya rumah," ujar warga lainnya.

Melihat hal itu, Dadi mencoba menuturkan hal-hal baik dari segala duka yang terasa.

Menurut dia, Lebaran mesti dirasakan sebagai suatu nikmat dari Yang Maha Kuasa.

"Ya dinikmati aja Lebarannya. Ya kaya begini aja, silaturahmi. Yang muda, yang tua, salam-salaman," ucap dia.

Sama seperti Dadi, warga lainnya Reno (37), juga memilih bersyukur dengan kenyataan yang ada.

Warga RT 12/RW 05 Ancol itu mengaku masih merasakan suasana Lebaran, meski tidak seutuhnya.

Reno merayakan Lebaran tahun ini di reruntuhan rumahnya yang terbakar.

Di atas reruntuhan, Reno membuat tenda dari terpal yang di bawahnya diberi alas untuk tempatnya tidur.

Di bawah tenda itu, sejak tadi malam, Reno sudah merasakan kedatangan Lebaran.

"Semalam di sini cukup rame. Anak-anak pada takbir keliling, cuman ya kita-kita yang dewasa di sini aja," kata Reno.

Reno kemudian merenung. Senyum yang tertahan di bibirnya perlahan berubah dengan kemurungan. Mata Reno berkaca-kaca saat ia mulai mengungkapkan duka.

Kedukaan itu bukan soal terkait baju baru yang memang tak bisa ia beli untuk Lebaran kali ini. Kedukaan itu juga tak semudah ketupat dan rendang yang belum ia santap pada Lebaran kali ini.

Kedukaan itu lebih kepada bagaimana ia merayakan Lebaran di lokasi kebakaran seorang diri.

Ayah dan ibu Reno saat ini masih mengungsi di kawasan Marunda, Cilincing.

Sementara sang istri dan anak semata wayangnya belakangan pergi entah ke mana.

"Ya ngerayainnya sendirian. Mau gimana lagi, saya jagain rumah saya yang di sini aja," kata dia.

Dadi dan Reno merupakan dua di antara 3.500 jiwa yang terdampak kebakaran Kampung Bandan.

Kebakaran itu terjadi pada Sabtu (11/5/2019) lalu. Api yang berkobar selama berjam-jam menghanguskan 450 rumah warga di kawasan RW 05 Ancol.

450 rumah itu tersebar di RT 11, 12, dan 13 yang berada di antara Ruko Grand Boutique dan Stasiun Kampung Bandan.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved