Breaking News:

Pilpres 2019

Sebut Dalil Kubu Prabowo-Sandi Tak Beralasan, Yusril Punya Keyakinan: Terbukti Tuduhan Itu Asal

Ketua Tim Hukum Jokowi-Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra menyebut seluruh dalil kubu Prabowo-Sandi tidak beralasan hukum.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Yusril Ihza Mahendra di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Ciputat, Senin (12/11/2018). 

Yusril pun menilai hal itu dapat menimbulkan fitnah.

"Dan bisa mempengaruhi masyarakat seolah masyarakat ga percaya pada hasil pilpres," tuturnya.

Yusril Ihza Mahendra di RW 08, Koja, Jakarta Utara, Jumat (29/3/2019).
Yusril Ihza Mahendra di RW 08, Koja, Jakarta Utara, Jumat (29/3/2019). (TribunJakarta.com/ Gerald Leonardo Agustino)

Sehingga, Yusril pun memprediksi jika hakim Mahkamah Konstitusi (MK) akan menolak seluruh permohonan pemohon.

"Sudah dapat diduga bahwa putusan ini ya akhirnya akan menolak seluruh permohonan, walaupun dalam eksepsi, kemungkinan eksepsi kita ditolak tidak masalah, supaya apa yang mereka dalilkan itu diperiksa oleh MK biar rakyat juga tahu," katanya.

Di sisi lain, Yusril sedikit mengomentari soal dugaan pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) yang didalilkan kubu Prabowo-Sandi.

Dijelaskannya bahwa MK tidak lagi memeriksa perkara TSM.

"Sudah diterangkan bahwa permohonan ini tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku sekarang UU 7 than 2017 tentang pemilu. Jadi MK itu tidak lagi memeriksa perkara TSM," terangnya.

Penghitungan Suara Versi Prabowo-Sandi Ditolak, Hakim MK: Alat Bukti Tak Cukup

Dimulai Tahun 2020, Pemkot Jaktim Bakal Melebarkan Jalan Masuk Mabes TNI

Yusril menyebut sebagian perkara TSM menjadi kewenangan Bawaslu.

"Jadi hakim itu akan tanya sudah diperiksa Bawaslu belum? ternyata sudah, kecuali Bawaslu lalai, tidak mengambil keputusan apapun barulah MK memeriksa itu," ucap Yusril.

Sebelumnya Hakim konstitusi, Manahan MP Sitompul, menilai pelanggaran administrasi bersifat TSM itu merupakan kewenangan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved