Suasana Haru Warnai Prosesi Bebasnya Vanessa Angel dari Rutan Medaeng

Vanessa Angel resmi menghirup udara bebas setelah menjalani masa tahanan selama lima bulan di Rutan Medaeng, Sidoarjo

Tayang:
Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Muhammad Zulfikar
ahmad zaimul haq/surya
Ekspresi Vanessa Angel saat keluar dari Rutan Medaeng, Sidoarjo, Minggu (30/6). Vanessa berurusan dengan hukum setelah tertangkap di sebuah hotel di Surabaya pada 5 Januari lalu. Kala itu ia hendak berkencan dengan seorang pria bernama Rian Subroto dengan tarif Rp 85 juta. Aktris pemeran FTV itu divonis 5 bulan oleh hakim PN Surabaya, vonis itu dijatuhkan pada Vanessa yang terjerat Pasal 27 ayat 1 jo Pasal 45 ayat 1 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP 

Sebelumnya, Vanessa langsung memeluk asistennya Anna serta tantenya yang menjemput dirinya. Suasana haru lantas menyelimuti momen tersebut.

Di luar Rutan, mantan terpidana mucikari Tentri Novanta juga terlihat sedang menunggu Vanessa keluar bersama dengan kuasa hukumnya Milano Lubis.

Senyum Vanessa Angel saat bebas dari Rutan Meadeng, Minggu (30/6/2019).
Senyum Vanessa Angel saat bebas dari Rutan Meadeng, Minggu (30/6/2019). (SURYA.co.id/Ahmad Zaimul Haq)

Sempat Gaduh

Vanessa Angel resmi keluar dari dalam Rumah Tahanan Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo. Tepat pada pukul 08.00 WIB, Vanessa berpelukan dengan tantenya yang menjemputnya.

Keluar dengan busana putih, Vanessa langsung memeluk tantenya, Reni Setiawan, teman-temannya, dan pengacaranya, Milano Lubis. Suasana terasa haru. Namun, momen itu seketika berubah sedikit gaduh.

Penyebabnya ialah aksi over oleh pengawal sebuah televisi streaming yang menempel ketat Vanessa dan rombongan, menyekat interaksi para pemburu berita dengan Vanessa. Para pengawal itu memang siaga sejak pagi.

"Permisi, permisi," kata salah seorang pengawal.

Walhasil, para awak media yang sejak awal berupaya untuk meminta komentar Vanessa sekeluar dari Rutan Medaeng tak maksimal.

Dia hanya sempat sampaikan 'terima kasih'. Bahkan, untuk mengambil gambar pun kesulitan.

Wartawan yang kesal akhirnya bereaksi. Aksi dorong-dorongan pun terjadi. Suasana berubah gaduh.

Para pengawal bergeming. Kendati sudah diteriaki awak media bahwa area Rutan Medaeng sebagai area publik, namun mereka tetap tak hirau.

Pengacaranya, Milano Lubis, juga tak bisa berbuat banyak. Dia hanya bilang,

"Nanti, nanti, nanti sore kita kasih kesempatan," ucap Milano.

Vanessa terjerat masalah hukum setelah digerebek polisi saat melakoni transaksi kencan dengan seorang pria bernama Rian Subroto di Hotel Vasa Surabaya, Jawa Timur, pada 5 Januari 2019 lalu.

Oleh majelis hakim, dia dinyatakan terbukti menyebarkan foto asusila melalui muncikari jaringan prostitusi online dengan perangkat elektronik.

Sumber: Surya
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved