Mayat Mahasiswa Timor Leste Berselimut di Jurang Cemorosewu: Korban Penculikan, Pengakuan Saksi Mata
Penemuan mayat terbungkus selimut di Jurang Cemorosewu menggegerkan warga sekitar. Ternyata, mahasiswa asal Timor Leste yang dilaporkan diculik.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Muhammad Zulfikar
Hasil Identifikasi

Polda DIY mengungkap hasil identifikasi penemuan mayat di Magetan, Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Mayat tersebut dikonfirmasi adalah mahasiswa asal Timor Leste yang sedang menjalani studi di DIY.
Hal tersebut disampaikan oleh Dir Reskrimum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo pada Kamis (18/07/2019) siang.
"Berdasarkan hasil identifikasi, mayat tersebut benar adalah mahasiswa bernama Joao Bosco Baptista," kata Hadi di Mapolda DIY.
Hadi menyatakan mendapat informasi penemuan mayat dari Polres Magetan atas laporan warga.
Jenazah sempat dibawa ke RS Bhayangkara Nganjuk, Jawa Timur untuk pemeriksaan awal.
Setelahnya, jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara di Kalasan, Sleman untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Tim DVI dan INAFIS Polda DIY.
Dokter Forensik RS Bhayangkara Polda DIY Kompol dr. D. Aji Kadarmo, SpF mengatakan pemeriksaan mendalam dilakukan dengan mengecek sidik jari telunjuk dan ibu jari korban.
"Setelah kami bandingkan dengan data Antemortem paspor dari Kantor Imigrasi DIY, disimpulkan ada kecocokan sidik jari," kata Aji.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengungkapkan bahwa Joao dilaporkan hilang sejak 2 Juli lalu. Jenazah sendiri ditemukan beberapa hari lalu.
"Yang melapor adalah keluarga korban sendiri ke SPKT Polda DIY," kata Yuli.(TRIBUNJOGJA.COM)
Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Polda DIY telah mengantongi identitas terduga pelaku yang menyebabkan mahasiswa asal Timor Leste, Joao Bosco Baptista (21) meninggal.
Setelah memastikan bahwa mayat yang ditemukan di Magetan Jawa Timur identik dengan orang yang dilaporkan hilang di Yogyakarta, Polda DIY kini tengah memburu tersangka yang terlibat dalam kasus ini.