Berjalan Kaki Minimal 5 Ribu Langkah, Dapat Mengurangi Polusi Udara di Jakarta
Karenanya, Bambang mengajak masyarakat agar beralih dari kendaraan pribadi untuk berjalan kaki dan menggunakan transportasi publik.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kesehatan mengajak masyarakat berjalan kaki sebanyak lima ribu (5.000) langkah setiap harinya.
Hal itu dikatakan Ketua Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono, pada acara Jalan Hijau, di antara kawasan Terowongan Kendal dan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019).
"Dengan berjalan kaki, orang-orang otomatis hidupnya akan sehat. Kementerian kesehatan menganjurkan bahwa kita harus melangkah minimal sehari 5.000 langkah," kata Bambang,
Kalau bisa, sambungnya, masyarakat melangkahkan kakinya minimal tujuh ribu (7.000) langkah.
"Syukur-syukur bisa 7.000 apalagi 10.000 langkah," ucap Bambang.
Karenanya, Bambang mengajak masyarakat agar beralih dari kendaraan pribadi untuk berjalan kaki dan menggunakan transportasi publik.
"Oleh karena itu terkait dengan kesehatan, masyarakat mulai dari sekarang, menggunakan jasa transportasi yang dimiliki semua orang, dan juga berjalan kaki," tutur Bambang.
Sebabnya, pada Jumat (16/8/2019), kata Bambang, polusi udara di Jakarta mencapai angka 240 dari yang biasanya 150.
"Air quality indexnya mencapai angka 240. Biasanya hanya 150. Dan warnanya biasa merah, sekarang ungu. Artinya kalau sudah warna ungu, orang tidak boleh lagi beraktivitas di luar," jelas Bambang.
• BPTJ Kampanyekan Jalan Hijau, Imbau Warga Menggunakan Transportasi
• Live Streaming Arema FC Vs Barito Putera Liga 1 2019, Intip Strategi Milomir Seslija
• Selipkan Ganja di Dalam Pakaian Dalam, Pemuda di Bekasi Ditangkap
Dia mengatakan, angka tersebut dapat berbahaya bagi tubuh manusia.
Bambang berharap, masyarakat terkhusus warga DKI Jakarta dapat merubah gaya hidupnya dengan berjalan kaki dan menggunakan transportasi umum.
"Kami dari BPTJ berharap, agar seluruh masyarakat berjalan kaki dan menggunakan transportasi. Agar kualitas udara kita menjadi lebih baik," tutup Bambang.