5 Pelaku Masih Bercanda di Sela Reka Ulang, Terlihat Tersangka Gunakan Karung untuk Bungkus Jasad NH

Tanpa rasa bersalah kelima tersangka pembunuhan NH (16) masih bisa bercanda saat memperlihatkan cara mereka membunuh NH (16).

5 Pelaku Masih Bercanda di Sela Reka Ulang, Terlihat Tersangka Gunakan Karung untuk Bungkus Jasad NH
Tangkapan layar YouTube Tribun Jateng
Salah satu tersangka memperagakan mengambil karung saat rekonstruksi kasus pembunuhan gadis NH. Rekonstruksi berlangsung di Lapangan Aspol Kalibliruk, Slawi, Selasa (20/8/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM, TEGAL - Tanpa rasa bersalah kelima tersangka pembunuhan NH (16) masih bisa bercanda saat memperlihatkan cara mereka membunuh NH (16).

Satu hari di bulan April, NH dibunuh kelima pelaku yang terpengaruh minuman keras di sebuah rumah kosong di Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Empat bulan kemudian atau Jumat (9/8/2019), polisi mengevakuasi korban yang tinggal tulang belulang terbungkus karung warna putih di rumah tersebut.

Vonis Mati Tika Herli Janda Polisi: Sewa Pembunuh Bayaran Habisi Ibu Anak, Gagal Kabur Jadi TKI

Saksi Gedoran Depok Dolf Jonathans: Keluarga Besar Tewas Terbunuh Lalu Dibawa ke Penjara Paledang

Sosok Cornelis Chastelein di Balik Lahirnya 12 Marga dan Suku Depok

Siapa Tukang Bangunan Dimakamkan di Samping Makam Mbah Moen? Sang Istri Kenang Keinginan Almarhum

Tulang belulang putri pasangan Imam Maliki dan Sosiah mengeluarkan bau tak sedap dan dicium warga yang sedang membersihkan bengkel.

Dari situlah kasus pembunuhan NH yang melibatkan empat tersangka, yakni Abdul Malik (20), Muhammad Soproi (18), Saiful Anwar (24), NL (17), dan AI (15), ketahuan.

Keempat tersangka memakai baju tahanan, mengikuti rekonstruksi kasus pembunuhan NH, bukan di rumah kosong di Desa Cerih, tapi Lapangan Aspol Kalibliruk, Slawi, Selasa (20/8/2019).

Selain akses jalan ke lokasi pembunuhan jauh, khawatir jika rekonstruksi di Desa Cerih akan mengundang rasa tak senang keluarga korban dan warga. Sehingga lokasi rekonstruksi dipindahkan. 

"Para pelaku memang tampak tak ada penyesalan, masih sempat bercanda," ujar Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo selesai memimpin rekonstruksi.

Bambang menduga keempat tersangka merasa biasa saja karena pembunuhan sudah beberapa bulan berlalu.

"Tepatnya April 2019 lalu," Bambang menambahkan seperti dilansir Tribun Jateng dalam artikel: Ironis, Pelaku Pembunuhan NH Mayat Dalam Karung di Tegal Malah Tertawa Saat Rekonstruksi

Rekonstruksi ini untuk melengkapi berkas perkara di Kejaksaan Negeri Slawi, Kabupaten Tegal.

Halaman
1234
Penulis: Y Gustaman
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved