Jual Bubur Ayam Dengan Harga Rp 1 Ribu, Supomo Sering Dikira Bercanda Oleh Pembeli

Ingin berbagi ketika memiliki rezeki lebih membuatnya pada pertengahan Juli memutuskan untuk menjual bubur ayam murah yakni dengan harga Rp 1 ribu.

Jual Bubur Ayam Dengan Harga Rp 1 Ribu, Supomo Sering Dikira Bercanda Oleh Pembeli
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Supomo (44), pria penjual bubur ayam Rp 1 ribu ketika Jumat di belakan pintu 4 TMII, Jakarta Timur, Jumat (23/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMAN MINI - Jual bubur ayam Rp 1 ribu perporsi, Supomo kerap dikira bohong oleh pembeli.

Supomo merupakan ayah dua anak kelahiran Solo. Sejak tahun 2000 ia sudah menjual bubur ayam dan beberapa tahun berikutnya juga menjual lontong sayur di gerobak yang sama.

Pada tahun 2007 ia memutuskan untuk pindah kontrakan ke daerah sekitaran Taman Mini Indonesia Indah (TMII) setelah bosan jualan keliling di daerah Pulogadung, Jakarta Timur.

Setiap harinya Supomo biasa mangkal di belakang pintu 4 TMII, Jakarta Timur.

Ingin berbagi ketika memiliki rezeki lebih membuatnya pada pertengahan Juli memutuskan untuk menjual bubur ayam murah yakni dengan harga Rp 1 ribu.

Baik dibungkus maupun dimakan di tempat, para pembeli hanya dikenakan biaya Rp 1 ribu pada hari Jumat yang biasa disebut Jumat Berkah.

Sutikno (50) warga Cipayung yang rutin sarapan di tempat Supomo menceritakan pada awalnya ia menganggap Supomo hanya bercanda. Bahkan dirinya sempat tertawa dibalik keraguannya.

"Saya kira bohongan taunya beneran. Saya baca katanya seribu mana ada bubur seribu rupiah tanpa syarat apapun. Begitu anak saya turun, tetap saya berikan uang Rp 10 ribu karena bubur kan Rp 8 ribu harga aslinya. Eh pas dibilang seribu rupiah saya kaget dan langsung nanya ke dia," ucapnya antusias di lokasi, Jumat (23/8/2019).

Masih penuh kebingungan, lelaki yang biasa disapa Ino ini langsung meminta penjelasan. Sebab ia merupakan pelanggan tetap ketika sarapan pagi di tempat Supomo berdagang.

"Nah pas dia jelasin ada rezeki lebih mau berbagi saya salut banget. Emang ini orang baik juga, sopan banget kalo ngelayanin. Langkahnya dia bagus menurut saya pribadi bisa jadi contoh buat orang banyak uang," sambungnya.

Menangapi hal tersebut, Supomo menceritakan Ino bukanlah satu-satunya orang yang mengatakan dirinya berbohong soal harga. Ia mengatakan banyak orang yang awalnya tak percaya bahkan meragukan bahan-bahan untuk pembuatan buburnya.

Dituntut Penjara Seumur Hidup, Prada DP Awalnya Merasa Dituntut Penjara 21 Tahun, Ini Respons Hakim

Warga Pesona Serpong Minta Sumur Bor Baru, Wakil Wali Kota Utamakan Pendalaman

Divonis Hukuman Mati: Pembunuh Ini Mengaku Geram Karena Korban Menyebutnya Berutang

"Pak Ino cuma salah satu aja. Masih banyak yang lain enggak percaya. Apalagi saya berikan harga murah kalau ada rezeki lebih aja belum rutin tiap Jumat. Makanya begitu saya jelasin mereka mulai paham," ungkapnya.

Bubur ayam dan lontong sayur Supomo dibuka mulai pukul 06.00-12.00 WIB setiap harinya. Adapun pembagian harga normalnya, yakni Rp 8 ribu untuk bubur ayam maupun lontong sayur dan Rp 2 ribu untuk satenya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved