Potret Jembatan Gantung Srengseng Sawah: Beralaskan Bambu dan Seng hingga Terlihat Miring

Bahkan, jembatan yang menghubungkan antara Jakarta Selatan dan Depok itu cukup membahayakan bagi warga yang melintas.

Potret Jembatan Gantung Srengseng Sawah: Beralaskan Bambu dan Seng hingga Terlihat Miring
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Jembatan gantung di kawasan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Kondisi jembatan gantung di kawasan Srengseng Sawah, Jagakarsa, tampak memprihatinkan.

Lokasi persisnya berada di Jalan Gardu RT 011/RW 02, Srengseng Sawah.

Bahkan, jembatan yang menghubungkan antara Jakarta Selatan dan Depok itu cukup membahayakan bagi warga yang melintas.

Pantauan TribunJakarta.com pada Senin (26/8/2019), jembatan itu hanya beralaskan bambu dan seng.

Sementara, untuk pengaitnya digunakan tali sling yang terikat di pohon kelapa dan kapuk.

Di bawah jembatan, terdapat aliran Sungai Ciliwung yang melintasi wilayah Srengseng Sawah.

Jarak antara permukaan air dan jembatan sekitar 10 meter.

Jembatan gantung di kawasan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019).
Jembatan gantung di kawasan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (26/8/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM)

Warga setempat bernama Syafei (56) mengatakan, setiap harinya jembatan gantung itu memang kerap dilewati.

"Anak-anak sekolah kebanyakan, sama orang-orang kalau mau berangkat dan pulang kerja," kata Syafei saat ditemui di depan jembatan tersebut.

Lantaran sering dilewati warga dan hanya beralaskan bambu serta seng, jembatan itu pun terlihat sudah miring.

"Tadinya lurus itu jembatannya. Karena sering dilewatin, terus kena banjir lima tahunan, jadi miring," ujar Syafei.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved