Pemotor Tewas Terseret Kereta di Tanjung Priok, Jenazah Telantar 2 Jam Lebih di Pinggir Rel

Namun (40), seorang saksi mata di lokasi mengatakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Pemotor Tewas Terseret Kereta di Tanjung Priok, Jenazah Telantar 2 Jam Lebih di Pinggir Rel
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Seorang pengendara motor tewas di rel kereta api, Jalan R. E. Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (31/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Seorang pengendara sepeda motor tewas di rel kereta api, Jalan R. E. Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (31/8/2019).

Korban meregang nyawa usai tubuhnya tertabrak dan terseret Kereta Rel Listrik (KRL) yang mengarah ke Stasiun Tanjung Priok.

Namun (40), seorang saksi mata di lokasi mengatakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Kala itu, korban yang bernama Maya Setia Dewi (19), tengah melintas di rel kereta itu.

"Dia nggak ngelihat udah deket akhirnya ketabrak. Terus keseret itu," kata Namun di lokasi kejadian.

Diduga Stress, Pria Bacok Teman Tongkrongannya di Tangerang Hingga Kritis

Usai tertabrak dan terseret puluhan meter, korban pun tewas seketika di pinggir rel.

Hal tersebut mengundang perhatian warga yang langsung meramaikan lokasi untuk melihat keberadaan korban.

Pantauan hingga pukul 16.34 WIB atau dua jam lebih setelah kejadian, jenazah korban masih tergeletak di pinggir rel kereta dengan ditutupi kain seadanya.

Belum ada ambulans yang datang ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah korban, sementara warga masih ramai.

"Cuma bingung ya sampai sekarang belum ada yang ngurusin. Dia kan bukan hewan ya, itu orang, harusnya diangkut. Kalau kayak gini kan jadi tontonan kasihan," kata Namun.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved