Jasad Terpanggang Dalam Mobil

Keberadaan Dukun Santet Kasus Pembunuhan Pupung Sadili Terdeteksi, Ini yang Dilakukan Polisi

Polda Metro Jaya telah mendeteksi keberadaan dukun santet terkait pembunuhan ayah dan anak, Pupung Sadili (54), dan M Adi Pradana alias Dana (23).

Keberadaan Dukun Santet Kasus Pembunuhan Pupung Sadili Terdeteksi, Ini yang Dilakukan Polisi
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat ditemui di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Polda Metro Jaya  telah mendeteksi keberadaan dukun santet terkait pembunuhan ayah dan anak, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan M Adi Pradana alias Dana (23).

Dukun sante tersebut bernama Aki.

Sedangkan jasad Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan M Adi Pradana alias Dana (23) yang dibunuh istrinya Aulia Kesuma (45) ditemukan terpanggang dalam mobil di Sukabumi, Minggu (25/8/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan Aki sempat berupaya menyantet korban atas permintaan otak pembunuhan berencana ini yakni Aulia Kesuma (45), namun gagal.

"Keberadaannya sudah dideteksi petugas."

"Saat ini, masih dalam pengejaran," kata Argo, Selasa (10/9/2019).

Sebelumnya, kata Argo, Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah rampung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan ayah dan anak yakni Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan M Adi Pradana alias Dana (23), yang jenazahnya ditemukan dalam keadaan terbakar di Sukabumi, Minggu (25/8/2019).

Totalnya ada 62 adegan dalam rekonstruksi yang digelar di tiga lokasi pada Kamis (5/9/2019) dan Senin (9/9/2019).

Argo mengatakan dengan rampungnya rekonstruksi, penyidik saat ini fokus pada pemberkasan kasus serta mencari satu orang lagi yang diduga terkait dengan rencana pembunuhan ini

Seperti diketahui Polda Metro Jaya sudah mengamankan 7 tersangka dalam kasus ini.

Halaman
1234
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved