Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ringkus Sindikat Pemalsu Buku KIR, Sopir Truk Jadi Sasaran Pelaku

Polisi meringkus sindikat pemalsu buku kartu uji berkala atau KIR yang diedarkan untuk truk angkutan barang.

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ringkus Sindikat Pemalsu Buku KIR, Sopir Truk Jadi Sasaran Pelaku
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Konferensi pers di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (11/9/2019) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Polisi meringkus sindikat pemalsu buku kartu uji berkala atau KIR yang diedarkan untuk truk angkutan barang.

Empat orang pria, masing-masing berinisial ID (45), IZ (47), AS (47), dan DP (35) diamankan dalam kasus ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menyatakan, keempat pelaku berbeda peran dalam pemalsuan buku KIR.

ID ditangkap pertama kali pada Agustus 2019 lalu di wilayah Koja. Ia ditangkap beserta barang bukti buku KIR yang diduga palsu.

Hasil pemeriksaan, ID berperan sebagai orang yang menawarkan buku KIR palsu kepada sopir atau pemilik truk angkutan barang.

"Pelaku ID setelah kita amankan dia mengaku mendapatkan buku KIR palsu dari biro jasa. Kita kembangkan dan menangkap IZ," kata Argo di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (11/9/2019).

IZ sendiri berperan sebagai biro jasa yang juga menyampaikan kepada konsumen bahwa bisa mendapatkan KIR dengan cepat, tidak berbelit-belit, dan mudah didapatkan.

Kemudian, KIR palsu akan diedit oleh pelaku lainnya, AS.

"Dia berperan mengisi data di KIR palsu tersebut. Kemudian dia juga ngeprint atau mencetak itu si AS juga. Dia isi data dan juga ngeprint buku KIR," kata Argo.

Halaman
123
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved