Kebijakan Ganjil Genap

Evaluasi Perluasan Ganjil Genap, Penumpang TransJakarta Melonjak

Hasil evaluasi sistem ganjil-genap kendaraan di ibu kota berdampak positif bagi TransJakarta.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Penindakan ganjil-genap di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (10/9/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyebut hasil evaluasi sistem ganjil-genap kendaraan di ibu kota berdampak positif bagi TransJakarta.

Syafrin, sapaannya, mengatakan perluasan ganjil-genap kendaraan telah membuat PT TransJakarta (TJ) mengalami peningkatan jumlah penumpang.

Terkhusus di kawasan jalan atau jalur transJakarta yang terkena imbas sistem ganjil genap (gage).

"Jumlah penumpang TJ pada koridor kawasan gage, mengalami kenaikan (16,46) persen. Rata-ratanya sekarang, semula 475 ribu, kini menjadi 569 ribu penumpang per hari," jelas Syafrin, saat dihubungi wartawan, pada Minggu (15/9/2019).

Kemudian, lanjutnya, untuk kinerja lalu lintas yang semula 25,65 kilometer per jam, kini naik menjadi 28,16 kilometer per jam atau sekitar sembilan (9) persen.

"Waktu tempuh itu terjadi penurunan. Semula 16,92 menit, lalu meningkat menjadi 14,91 menit, sekitar 12 persen," imbuhnya.

Kata Syafrin, data tersebut didapat dari pihak Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.

"Datanya dari Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta," tukasnya.

Perluasan Ganjil Genap Buat Pengguna Angkutan Umum di Terminal Kampung Rambutan Meningkat

Suasana patroli menggunakan sepeda di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur
Suasana patroli menggunakan sepeda di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur (Dok Foto Terminal Kampung Rambutan)

Perluasan kebijakan ganjil genap berlaku, pengguna angkutan umum di Terminal Kampung Rambutan meningkat.

Menyusul Peraturan Gubernur ( Pergub) Nomor 88 Tahun 2019 mengenai Perubahan Atas Peraturan Nomor 155 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap, kebijakan perluasan gage resmi diterpakan pada Senin (9/9/2019),

Melalui perluasan ganjil genap, masyarakat diharapkan dapat beralih ke moda transportasi umum untuk bantu kurangi kadar polutan udara.

5 hari berselang, Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Terminal Kampung Rambutan Taufik Winanto mengungkapkan pengguna moda transportasi umum sudah alami peningkatan.

"Iya ada peningkatan. Sebagai contoh sejak kita punya bike parking pun beberapa warga sekitaran justru datang kemari naik sepeda kemudian lanjut naik TransJakarta. Jadi mereka lebih banyak beralih ke angkutan umum tak terkecuali Jak Lingko," jelasnya di Ciracas, Jumat (13/9/2019).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved