11 Bangunan Liar di Jalan Raden Inten Dibongkar, Pemilik Pasrah

Para pemilik bangunan liar di Jalan Raden Intenhanya pasrah saat bangunan yang dijadikan tempat usaha sekaligus tempat tinggal dibongkar.

11 Bangunan Liar di Jalan Raden Inten Dibongkar, Pemilik Pasrah
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Personel Satpol PP Kecamatan Duren Sawit saat membongkar bangunan liar di Jalan Raden Inten, Jakarta Timur, Selasa (17/9/2019).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Para pemilik bangunan liar di Jalan Raden Inten, Kecamatan Duren Sawit hanya pasrah saat bangunan yang dijadikan tempat usaha sekaligus tempat tinggal dibongkar, Selasa (17/9/2019).

Wati (41), satu pemilik bangunan mengaku bersalah karena tak membongkar bangunan semi permanen miliknya meski sudah tiga kali diberi peringatan Satpol PP Kecamatan Duren Sawit.

Personel Satpol PP Kecamatan Duren Sawit saat membongkar bangunan liar di Jalan Raden Inten, Jakarta Timur, Selasa (17/9/2019).
Personel Satpol PP Kecamatan Duren Sawit saat membongkar bangunan liar di Jalan Raden Inten, Jakarta Timur, Selasa (17/9/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

"Ya mau bagaimana lagi, memang ini bukan tanah saya. Kemarin memang sudah diberi surat peringatan juga sih, tapi namanya orang usaha kan," kata Wati di Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (17/9/2019).

Selepas mendapat surat peringatan, dia mengaku hanya bersiap memindahkan sejumlah barang dan mencari kontrakan pengganti bedengnya.

Pengakuan Asisten Persija Jakarta yang Selalu Mendapat Tekanan dari Manajemen Tiap Pertandingan

Korban Penipuan Umrah PT Damtour Baru Dapat Kabar Batal Berangkat Sehari Sebelum Keberangkatan

Menurut Wati, pemilik bedeng lain pun sudah bersiap merelakan bangunannya dibongkar sehingga tak semua pemilik datang pembongkaran.

"Memang sudah siap semua, yang datang hari ini seperti saya cuman mau ambil beberapa barang yang masih bisa dipakai lagi," ujarnya.

Kasatpol PP Kecamatan Duren Sawit Andik Sukaryanto mengatakan 11 bangunan liar di Jalan Raden Inten dibongkar karena dibangun di atas saluran air.

Keberadaan bangunan liar selama ini menghalangi petugas yang hendak membersihkan saluran air sehingga saluran mampet.

"Sebelumnya kami memberikan sosialisasi dan peringatan bagi pemilik bangunan. Kedepannya kami berharap tak ada lagi warga yang mendirikan bangunan di atas saluran air," tutur Andik.

Penulis: Bima Putra
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved