2 Mahasiswa Kendari Tewas, Jokowi Ucap Belasungkawa & Langsung Perintahkan Kapolri Lakukan Ini
Dua mahasiswa meninggal dunia dalam aksi demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2019).
Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Suharno
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM - Dua mahasiswa meninggal dunia dalam aksi demonstrasi di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2019).
Dua mahasiswa tersebut berasal dari Universitas Halu Oleo, Kendari, bernama Muhammad Yusuf Kardawi dan Immawan Randy.
Muhammad Yusuf Kardawi mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Bahteramas, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (27/9/2019), pukul 04.17 Wita.
TONTON JUGA
Muhammad Yusuf Kardawi mengalami perdarahan hebat di bagian kepala, sehingga harus menjalani operasi.
Menurut pihak rumah sakit, kepala mahasiswa jurusan teknik itu retak dan mengalami gegar otak.
Sementara itu Immawan Randy (21) tewas karena luka tembak di dada.
Presiden Jokowi menyatakan belansungkawanya terkait kepergian dua mahasiswa tersebut.
Hal itu disampaikan Jokowi di media sosial, Instagramnya.
• Dianiaya Ayah Tiri Hingga Muntah Darah, Balita 14 Bulan di Sumsel Ketakutan Tiap Kali Didekati Pria
TONTON JUGA
"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Saya, atas nama pemerintah, menyampaikan belasungkawa yang dalam atas meninggalnya ananda Randi dan ananda Yusuf Kardawi,
keduanya mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari seusai menyampaikan aspirasi mahasiswa di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis lalu," tulis Jokowi.
Jokowi berharap orangtua kedua mahasiswa tersebut diberikan ketabahan.
"Kepada orang tua ananda Randi dan ananda Yusuf Kardawi, semoga diberi ketabahan dan keikhlasan," tulis Jokowi.
• Bebby Fey Bongkar Foto di Kamar Hotel, Atta Halilintar Akhirnya Buka Suara: Udah Puas Dapet Endorse?