Demo di Jakarta

Imbau Massa Tak Anarkis Saat Demo, Pemkot Jaktim Akan Beri Pendampingan Pelajar di Sekolah

Pemkot Jakarta Timur imbau massa tak anarkis dalam menyampaikan aspirasi.

TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar, Sabtu (14/9/2019) 

"Diperlukan kerja sama yang kuat antara sekolah, orang tua siswa dan Pemkot serta Polres untuk mengatasi demo siswa SMA dan SMK tersebut," ujarnya.

Benyamin berharap para pelajar melkukan perannya sebagai pelajar, yaitu menuntut ilmu sebaik-baiknya.

Menurutnya, peran menyampaikan aspirasi masyarakat biarlah dijalankan oleh kakak mereka, para mahasiswa.

"Aspirasi mereka sudah disuarakan oleh kakak-kakak mahasiswanya," jelasnya.

Pelajar Tangerang Ikut Demo ke Jakarta, Wali Kota: Fokus Dulu Pada Pelajaran

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (26/9/2019).
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (26/9/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah meminta agar seluruh siswa di Kota Tangerang untuk tidak turun ke lapangan untuk demo di depan DPR RI, Jakarta Pusat.

Ia meminta kepala sekolah untuk bisa bertanggungjawab mengawasi para anak didiknya agar tidak berangkat mengikuti aksi unjuk rasa di Gedung DPR RI.

"Pasca kejadian kemarin, saya sudah minta agar kepala sekolah bertanggungjawab dalam arti mengawasi anak didik mereka dan memberikan pengarahan agar, tidak lagi pelajar ikut aksi ke Jakarta," ujar Arief di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (26/9/2019).

Arief meminta, saat ini pelajar diminta untuk fokus pada pelajaran lebih dulu.

Walau pun dirinya tidak melarang secara resmi pelajar untuk menyampaikan aspirasi mereka.

"Fokus dulu pada pelajaran. Jangan ikut-ikutan dulu kesana. Boleh sampaikan aspirasi, tapi dengan cara yang baik dan tidak anarkis, supaya tidak ada korban luka atau jiwa. Dan sampaikan aspirasi dengan cara-cara yang lebih elegan," tutur Arief.

Sebab, jajaran Polres Metro Tangerang Kota menangkap 73 siswa yang akan berangkat ke Jakarta dan baru saja kembali dari Jakarta sekira pukul 03.00 WIB.

Ke-73 pelajar tersebut dijaring di beberapa wilayah di Kota Tangerang seperti Neglasari, Cipondoh, Batuceper, Jatiuwung, Sepatan, dan wilayah Benteng.

Mereka kedapatan menggunakan kendaraan truk untuk berangkat ke Jakarta dan kembali ke Tangerang alias omprengan.

Kapolrew Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim menekankan, puluhan murid yang semuanya pria tersebut sebagian besar berasal dari sekolah yang berlokasi di Kabupaten Tangerang seperti Tigaraksa.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved