Breaking News:

Dikira Bangkai Binatang Ternyata Jasad Bayi Lengkap dengan Ari-ari Mengambang di Kali Ciliwung

Anggota UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menemukan jasad bayi mengambang di aliran Kali Ciliwung, Senen, Jakarta Pusat.

Dok. UPK Badan Air
Pihak Babinsa berada di lokasi penemuan jasad bayi di Kali Ciliwung pada Senin (7/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Anggota Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menemukan jasad bayi mengambang di aliran Kali Ciliwung, Senen, Jakarta Pusat.

Jasad bayi itu tersangkut di sekatan HDPE (High Density Polyethelene) dekat Rumah Sakit Raden Saleh, Cikini.

Suasana tempat ditemukannya jasad bayi di kali Ciliwung pada Senin (7/10/2019).
Suasana tempat ditemukannya jasad bayi di kali Ciliwung pada Senin (7/10/2019). (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Salah satu saksi yang melihat, Suhendar (29) mengatakan penemuan jasad itu terjadi pada pukul 08.00 WIB saat para anggota hendak memulai tugas seusai apel.

Awalnya, Suhendar dan rekan-rekannya mengira jasad yang mengambang itu merupakan bangkai binatang.

"Ternyata yang kita temukan jasad bayi mengambang," ujarnya kepada TribunJakarta.com pada Senin (7/10/2019).

Sejumlah anggota UPK Badan Air yang melihat mengevakuasi jasad bayi itu.

Saat ditemukan, lanjut Suhendar, ari-ari pada bayi itu masih menempel di tubuh bayi.

Sementara kondisi kulit tubuh bayi tampak telah banyak yang mengelupas.

Kemudian, Suhendar melaporkan kejadian itu kepada pihak Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang kebetulan melintas.

Tak berselang lama, pihak kepolisian dan tim forensik turut hadir untuk mengevakuasi jasad bayi itu.

"Sekira pukul 10 lewat jasad bayi yang diduga perempuan itu dievakuasi," tandasnya.

Datangi Polsek Cisauk, Keluarga Akui Jasad Bayi Dalam Kantong Plastik Hasil Menggugurkan Kandungan

Keluarga dari ibu yang membuat jasad bayi di bilangan Perumahan Serpong Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang, menyerahkan diri ke Polsek Cisauk pada Senin malam (9/9/2019).

Diberitakan sebelumnya, warga perumahan Suradita dibuat geger oleh penemuan mayat bayi dalam kantong plastik.

Warga yang panik menemukannya, langsung melapor ke ketua RT setempat dan dilanjutkan ke Polsek Cisauk.

"Keluarganya ke Polsek, diteruskan ke Kanit PPA Polres Tangsel," ujar Kapolsek Cisauk, AKP Fredy Yudha, saat ditemui di lokasi pembuangan bayi di bilangan perumahan Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (10/9/2019).

Fredy mengatakan, kedatangan keluarga diperkirakan pukul 22.00 WIB.

Puhak keluarga itu mengakui kalau bayi yang dibuang adalah hasil dari digugurkan saat dalam kandungan.

"Sekitar jam 10 malam ya dari keluarga ada yang memberi informasi kalau saudaranya ada yang menggugurkan kandungan dan mengakui kalau itu anaknya," ujarnya.

Fredy mengungkapkan, identitas sang ibu dari bayi malang itu berinisial RF, usianya baru 20 tahun.

Diduga, bayi tersebut hasil hubungan gelap dan melalui proses aborsi.

"Dugaan sementara hasil aborsi," jelasnya.

Jasad Bayi Dalam Kantong Plastik di Cisauk Diduga Hasil Aborsi

Ilustrasi Bayi
Ilustrasi Bayi (thehits.co.nz)

Penemuan jasad bayi di bilangan perumahan Serpong Suradita, Cisaul Kabupaten Tangerang, kondisinya memprihatinkan, Senin (9/9/2019).

Setelah ditemukan warga setempat terbungkus dalam kantong plastik hitam, setelah dibuka, yernyata kondisinya sudah tidak utuh.

Bagian tangan dan kaki kanannya terlepas dari badan.

Bayi tersebut diperkirakan hasil aborsi, sebab organ tubuhnya sudah lengkap namun masih sangat kecil.

"Sudah berbulan-bulan itu dalam kandungan. Beratnya cuma satu kilo," ujar Kapolsek Cisauk, AKP Fredy Yudha saat dihubungi TribunJakarta.com.

Namun hal itu masih dugaan karena pihaknya belum mendapat keterangan hasil visum mayat bayi tersebut.

"Ya bisa saja aborsi, karena kan sulit juga kondisi jasadnya seperti itu," ujarnya.

Saat ini mayat bayi malang itu sudah dibawa ke RSUD Tangerang Kota untuk divisum.

"Jenazah bayi sudah kita bawa ke RSUD Tangerang Kota. Kita belum mendapatkan hasil visumnya," ujarnya.

Jasad Bayi Perempuan di Kantong Plastik Gegerkan Warga Serpong Suradita

Ilustrasi Bayi Tengkurap
Ilustrasi Bayi Tengkurap (Freepik)

Warga Perumahan Serpong Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad bayi, Senin (9/9/2019).

Berdasarkan keterangan Kapolsek Cisauk, AKP Fredy Yudha, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut diduga dibuang menggunakan kantong plastik.

Warga menemukannya di pelataran rumah kosong sekira pukul 06.00 WIB.

"Dugaan awal setelah olah TKP bayi dibuang menggunakan kantong plastik hitam," terang Fredy saat dihubungi TribunJakarta.com.

Pada hari-hari sebelumnya, tidak ada yang mencurigakan dari pelataran rumah yang memang kosong itu.

"Sebelumnya enggak ada apa-apa, cuma pas subuh pagi tadi sekitar jam enaman, warga ada yang menemukan," ujarnya.

Saat ini, jenazah bayi itu sudah dibawa ke RSU Tangerang kota untuk divisum.

Rahmat Effendi Tanggapi Dana Hibah DKI untuk Bekasi yang Dinilai Tak Sesuai Harapan

Alasan Keluarga Elvy Sukaesih Tak Beri Izin Dhawiya Temui Suaminya yang Tertangkap Narkoba

Dukun Abal-abal Tangerang yang Cabuli 2 Wanita Korban Santet Diserahkan ke Polrestabes Bandung

Anggota Ormas di Jaktim Tak Sengaja Terkena Pisau Sendiri Saat Ditemui Debt Collector, Ini Pemicunya

Fredy mengatakan belum bisa mengidentifikasi usianya karena belum mendapat keterangan dari rumah sakit.

"Jenazah bayi sudah kita bawa ke RSUD Tangerang Kota. Kita belum mendapatkan hasil visumnya," ujarnya.

Ia juga mengatakan, ada kemungkinan jasad bayi itu hasil aborsi atau dibuang setelah dilahirkan.

"Ya bisa saja aborsi, karena kan sulit juga kondisi jasadnya seperti itu," ujarnya.

Pihak kepolisian masih terus menyelidiki dan menggali keterangan saksi.

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved