Anak Sulung Jadi Kepala Keluarga untuk 3 Adiknya, Orangtua Meninggal Dunia Digigit Ular
Orangtua meninggal karena digigit ular, Heri Misbahun (17) kini harus menjadi tulang punggung keluarga.
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Siti Nawiroh
Namun menurut informasi yang didapatkan, warna ular tersebut adalah hitam dan putih.
Tokoh pemuda setempat, Hasbim Misbahudin (38) menuturkan kondisi rumah korban.
• Truk Kontainer Terguling di Flyover Kranji, Arus Lalu Lintas Tersendat
Rumah korban memang terdapat banyak lubang, ia menyangka ular tersebut muncul dari lubang tersebut.
“Jari kelingkingnya ada yang gigit, saat dilihat ternyata ada ular. Karena ternyata kondisi di rumahnya banyak lubang. Dugaan kita ular keluar masuk dari sana,” kata Hasbim.
Sejak kejadian itu, Hasbim dan warga sekitar mengaku langsung mencari ular.

“Sejak kejadian itu, kita lalu coba mencari ular. Ada yang melihat ada dua ular di permukiman, tapi baru dapat satu,” ucapnya.
Ia menduga ular berasal dari tebing yang berada tak jauh dari rumah korban.
Namun sebut Hasbim, kasus warga yang digigit ular baru kali pertama terjadi di daerah tersebut.

“Di balik tebing itu kan banyak pohon bambu, dugaan kita ular berasal dari sana,” ujar Hasbim.
Kini, 4 anak mendiang Nuryani dan Maksum tinggal bersama Oni sambil menunggu rumahnya diperbaiki warga dari biaya hasil donasi.
“Tapi saya tidak akan ijinkan mereka kembali lagi ke sana. Anak-anak ini sekarang tinggal di sini saja, apalagi masih ada yang balita,” ucap Oni.
Bupati Cianjur jamin masa depan anak-anak korban
Plt Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman menyambangi rumah mendiang Maksum dan Nuryani.
Herman menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas apa yang telah menimpa pasutri tersebut, apalagi mereka meninggal dengan cara yang terbilang tragis.
"Informasinya akibat digigit ular, dan meninggalkan empat orang anak yatim piatu yang masih kecil-kecil. Karena itu saya langsung cek ke sini,” kata Herman kepada Kompas.com, Jumat.
