Mulai dari Sekda Hingga Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Mendaftar ke PPP untuk Ikut Pilkada 2020

PPP yang tidak memiliki kursi di parlemen Tangsel juga berhasil menarik kader partai lain untuk mendaftar, seperti kader PDIP, Arsid

Mulai dari Sekda Hingga Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Mendaftar ke PPP untuk Ikut Pilkada 2020
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Kantor KPU Tangsel, Jalan Buana Kencana, Serpong, Tangsel 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) didatangi sejumlah pendaftar calon wali kota (cawalkot) Tangerang Selatan (Tangsel) untuk Pilkada 2020 .

Sekjen DPC PPP Tangsel, Maryono, selama lebih dari tiga pekan, sebanyak 14 orang mengambil formulir pendaftaran, dan yang mendaftar ada 13 orang.

"Ada 13 orang yang mengembalikan: Ahmad 'Rully' Fauzi, Kolonel Beben nurfadilah, Tb Rahmad Sukendar, Bambang Sudiyono, Wendy Zulfikar, Siti Nur Azizah, Yardin Zulkarnain,Tommy Patria Edwardy, Dudung E Direja, Kemal Pasha, Benyamin Davnie, Arsid dan Muhamad," papar Maryono saat dihubungi TribunJakarta.com, Senin (4/11/2019).

Seperti diketahui, 13 nama di atas sudah banyak yang dikenal.

Sebut saja Benyamin Davnie Wakil Wali Kota Tangsel yang saat ini menjabat, Muhamad yang merupakan Sekda Tangsel aktif dan Nur Azizah yang merupakan putri dari Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Protein Hewani atau Protein Nabati, Mana yang Lebih Penting Bagi Tubuh? Berikut Penjelasan Ahli

DPRD Sarankan Pemprov DKI Libatkan Mahasiswa untuk Tata Kawasan Kumuh

PPP yang tidak memiliki kursi di parlemen Tangsel juga berhasil menarik kader partai lain untuk mendaftar, seperti kader PDIP, Arsid.

Jika dibandingkan dengan PKB yang memiliki empat kursi di DPRD Tangsel, jumlah pendaftar hanya selisih tiga. Sebanyak 17 orang mendaftar penjaringan cawalkot di PKB.

Maryono mengatakan, partainya mengharapkan calon yang memiliki visi untuk menyejahterakan Tangsel.

Untuk itu, partai berlambang Ka'bah itu akan memberi panggung kepada bakal calon untuk memaparkan visi misinya pada Desember 2019 mendatang.

"Bacalon dapat menyampaikan ide dan gagasannya untuk mensejahterakan masyarakat Tangsel dalam pemaparan visi dan misinya," jelasnya.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, PPP hanya mengandalkan suara pemilih pada Pemilu 2019 sebanyak 20 ribuan suara.

"PPP tidak mendapat kursi di parlemen pada Pemilu 2019, tetapi dalam Undang-undang nomor 10 tahun 2016 kalau tidak salah, syarat dukungan partai politik pada salah satu calon itu ada dua, melalui kursi DPRD 20%, dan melalui jumlah perolehan suara di Pemilu sampai 25%," ujar Ketua DPC PPP Tangsel, Eeng Sulaiman.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved