Komentar Istana KSAD Jenderal Andika Perkasa Santer Disebut Jabat Wakil Panglima TNI, Ini Tugasnya

Wakil Panglima TNI terakhir dijabat oleh Fachrul Razi, dan telah dihapus pada pemerintahan era Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Komentar Istana KSAD Jenderal Andika Perkasa Santer Disebut Jabat Wakil Panglima TNI, Ini Tugasnya
KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Jabatan Wakil Panglima TNI kembali dihidupkan setelah 20 tahun terakhir dihilangkan dari struktur institusi militer Indonesia.

Wakil Panglima TNI terakhir dijabat oleh Fachrul Razi, dan telah dihapus pada pemerintahan era Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Kini, seiring pengembalian jabatan Wakil Panglima TNI, ramai pula dibahas tentang sosok yang akan mengisi posisi itu.

Setidaknya ada tiga nama berpeluang menduduki jabatan tersebut. Ketiganya adalah kepala staf angkatan saat ini, yakni KSAD Jenderal Andika Perkasa, KSAL Laksamana Ade Supandi, dan KSAU Marsekal Yuyu Sutisna.

Nama KSAD Jenderal Andika Perkasa paling santer dirumorkan bakal mendampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, yang berasal dari matra Angkatan Udara.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut, tiga kepala staf angkatan di struktur TNI berpeluang menjabat Wakil Panglima TNI.

"Saya pikir para kepala staf punya kans (peluang) untuk Wakil Panglima TNI," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Ketika ditanya soal kemungkinan Jenderal Andika Perkasa yang bakal menjabat Wakil Panglima TNI, Moeldoko enggan menjawabnya.

"Tanya ke Panglima, kok tanya aku," ucap Moeldoko.

Moeldoko mengaku penghidupan kembali jabatan Wakil Panglima TNI, merupakan usulan dirinya kepada Presiden Jokowi.

Halaman
1234
Penulis: wahyu tribun jakarta
Editor: Erik Sinaga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved