Tak Tepati Janji Kampanye Gusur Warga Sunter Bakal Pengaruhi Elektabilitas Anies Baswedan

Anies yang tak penuhi janjinya itu, disebut pengamat politik Ujang Komarudin akan menyebabkan elektabilitasnya di Pemilu 2024 merosot.

Tak Tepati Janji Kampanye Gusur Warga Sunter Bakal Pengaruhi Elektabilitas Anies Baswedan
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau di Pintu Air Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (5/2/2018) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus menjadi sorotan publik.

Pasalnya, warga Sunter Agung yang terkena imbas penggusuran bangunan liar (bangli) menagih janji kampanye Anies yang tidak akan melakukan penggusuran saat memimpin DKI Jakarta.

Tindakan Anies yang tak penuhi janjinya itu, disebut pengamat politik Ujang Komarudin akan menyebabkan elektabilitasnya di Pemilu 2024 merosot.

"Sedikit besar akan berpengaruh (terhadap elektabilitas Anies) karena ini kan janji kampanye," ucapnya, Selasa (19/11/2019).

Ia pun membandingkan, ketika mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menepati janjinya dengan menutup tempat hiburan Alexis.

Kala itu, nama Anies dielu-elukan lantaran berani menepati janjinya tersebut.

"Kalau saat kampanye (berjanji) tidak akan menggusur, tapi nyatanya menggusur tentu sedikit banyak akan berpengaruh (terhadap elektabilitas)," ujarnya saat dihubungi.

Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia ini pun menilai, langkah yang dilakukan Anies ini merupakan keputusan keliru.

Pasalnya, tindakannya yang tidak menepati janji politiknya bisa mengancam elektabilitas Anies pada Pemilu 2024 mendatang.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved