Waspadai, Rasa Sakit Pada Tubuh Ternyata Bisa Disebabkan Kondisi Psikis

Bagian tubuh yang paling sering mengalami rasa sakit akibat pengaruh psikis mulai perut, punggung, kepala, hingga tangan.

Waspadai, Rasa Sakit Pada Tubuh Ternyata Bisa Disebabkan Kondisi Psikis
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Rosdiana Setyaningrum, seorang pakar psikologi mengatakan bahwa kondisi psikis seseorang bisa jadi pemicu datangnya berbagai penyakit 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Rasa sakit pada tubuh, biasanya disebabkan oleh beberapa faktor. Selain karena pola hidup tak sehat, kondisi psikis seseorang ternyata juga bisa menjadi salah satu pemicu datangnya berbagai penyakit.

Rosdiana Setyaningrum, seorang pakar psikologi, atau psikolog mengatakan bahwa kondisi psikis yang tidak sehat juga bisa mempengaruhi kondisi fisik pada seseorang.

"Kalau di psikologi, sakit di bagian tertentu ada sebabnya. Misalnya di bagian perut, kan urusannya pencernaan nih, biasanya itu memang pada diri kita sedang mencerna dari apa yang sedang terjadi sama kita. Kayak kok saya ini ya, itu ya. Nah itu termaksud kalau kita mau presentasi di depan, itu suka mules gitu. Kita sedang mencerna yang terjadi itu apa," kata Rosdiana di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (25/11/2019).

Ia menjabarkan, bagian-bagian tubuh seseorang yang paling sering mengalami rasa sakit akibat pengaruh psikis. Mulai dari perut, punggung, kepala, hingga tangan.

Pada bagian punggung sendiri, biasanya kondisi psikis orang yang merasakan sakit punggung cenderung sedang memiliki beban yang berat.

"di belakang bahu, sampai di punggung itu beban. Kita sedang merasakan ada beban," bebernya.

Kondisi itu, bisa saja terjadi apabila seseorang mengalami sakit yang berkepanjangan. Artinya, meski sudah ke dokter dan mengkonsumsi obat namun rasa sakit tak kunjung sembuh.

Ia pun menganjurkan agar orang tersebut tetap berkonsultasi dan memeriksakan diri ke dokter atau ahlinya.

"Kalau kita kepala sering sakit, kita lagi berusaha mengatasi sakit yang di perut tadi. Jadi misalnya kalau di perut itu masalahnya why happen to me. Kalau di kepala, lebih kepada how i can do it. Cuma balik lagi, jangan lupa ke dokter dulu. Jadi make sure kalau itu bukan masalah fisik" kata dia.

Ini Daftar Atlet Bulu Tangkis yang Dikirim PBSI di Ajang SEA Games 2019

Menjelang Festival Budaya Tangerang, Tiga Negara Ikut Ramaikan Bulan Desember 2019

Ridwan Hisjam Terpanggil Maju Jadi Calon Ketua Umum Golkar

"Sedangkan kalau di tangan itu, biasanya dia ada masalah relasi. Diatasinya itu ya tergantung masalahnya. Masalahnya dia apa. Misal masalah rumah tangga, karir, bagaimana penyelesaiannya tergantung masalah dan orangnya masing-masing," bebernya.

"ke dokter dulu aja. Kalau ternyata di dokter gak ada apa-apa, tau sudah diobatin berulang, itu mungkin, masalah psikis" pungkas Rosdiana.

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved