Breaking News:

Polemik Pembangunan Hotel di TIM

Pembangunan Hotel di TIM Tak Direstui, DPRD Pangkas Anggaran Jakpro Rp 400 M

DPRD DKI Jakarta kembali melanjutkan proses pembahasan APBD 2020 dalam rapat Badan Anggaran (Banggar).

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Suasana di ruang rapat Banggar DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019). 

"Ini usulan bersama, dalam diskusi tak ada satu orang pun yang mengusulkan. Juga sudah dikonsultasikan dengan Andra Matin," kata Dwi, saat dihubungi, Rabu (27/11/2019).

"Jadi, sebetulnya kalau ini sudah di-desain, ya ini desain bersama," sambungnya.

Di tempat terpisah, Asisten Perekonomian dan Keuangan Pemprov DKI Jakarta, Sri Haryati, menyatakan revitalisasi TIM mulai dibahas pada 2007.

Kata Sri, sapaannya, Andra Matin memang tidak membuat desain hotel yang dimaksud.

Namun seiring berjalannya waktu, kata Sri, terjadi perubahan selama proses diskusi dengan sejumlah pihak.

"Kami melihat perkembangan desain. Tapi semua perubahan diskusi bersama," ucap Sri.

"Ini kan sudah dijelaskan sama pak Dwi, pembangunan revitalisasi TIM tentu mengikuti kebutuhan, dari mulai awal 2007 melakukan sayembara dan lain-lain," dia menambahkan.

Sri pun menyebut proyek pembangunan hotel di TIM ini telah berkonsultasi dengan Andra Matin.

"Ini semuanya juga sudah dengan proses pembahasan dengan pak Andra Matin selaku yang membuat desain dan lain-lain," ucapnya.

Pada hari ini, TribunJakarta.com telah berusaha menghubungi Andra Matin guna mengonfirmasi pernyataan Dwi dan Sri. Namun belum ada respons.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved