Breaking News:

Polemik Pembangunan Hotel di TIM

Pembangunan Hotel di TIM Tak Direstui, DPRD Pangkas Anggaran Jakpro Rp 400 M

DPRD DKI Jakarta kembali melanjutkan proses pembahasan APBD 2020 dalam rapat Badan Anggaran (Banggar).

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Suasana di ruang rapat Banggar DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019). 

Diberitakan sebelumnya, para seniman di TIM belum diajak diskusi oleh pihak Jakpro.

Demikian dikatakan pegiat seni di TIM, Imam Ma'arif, saat dihubungi TribunJakarta.com, Senin (25/11/2019).

"Belum diajak diskusi. Teman-teman seniman tidak ada yang diajak diskusi sama mereka," ucap Imam, sapaannya.

Menurut Imam, revitalisasi hotel di TIM yang menjadi polemik ini harus dibicarakan dengan para seniman.

"Apapun alasan mereka (Jakpro), wajib dibicarakan dengan seniman. Revitalisasinya seperti apa dan bagaimana," ucap Imam.

"Memang membutuhkan ruang yang standar internasional. Artinya perlu juga dibicarakan dengan seniman," dia menambahkan.

Kata Imam, ada seorang seniman ditunjuk sebagai konseptor revitalisasi bangunan TIM.

Pun tak ada yang namanya komponen hotel bintang dalam pembahasan.

"Tidak ada yang namanya hotel bintang lima. Saya tegaskan, itu tak ada sama sekali," ucapnya.

Corporate Secretary PT Jakpro, Hani Sumarno, mengatakan tidak benar adanya seniman di area Taman Ismail Marzuki (TIM) tak diajak berdiskusi.

Sebab sebelumnya, beberapa seniman di area TIM mengatakan tak diajak pihak Jakpro guna berdiskusi ihwal revitalisasi tempat kesenian tersebut.

"Dari awal, sebelum ground breaking, diskusi itu sudah berkali-kali dengan teman-teman," ucap Hani, saat dihubungi Wartawan, Senin (25/11/2019).

"Bahkan, kontribusi investasi kesenian, dalam pengelolaan kesenian di kawasan TIM ini di-create bersama DKJ (Dewan Kesenian Jakarta)," sambungnya.

Hani pun tak tahu semisalnya ada kelompok seniman yang tidak dilibatkan dalam diskusi tersebut.

"Saya kurang tahu. Tapi untuk bisa mengenali satu per satu yang kemudian tidak terlembagakan, ya kami juga perlu masukan. Karena kalau tidak ada yang diajak diskusi, siapa," tanya Hani.

Menurutnya, banyak karya seniman di area TIM yang digunakan dan dibeli.

"Banyak seniman yang karya-karyanya kami gunakan, kami beli, banyak banget," ucapnya.

Semisal ada seniman yang merasa tak diajak diskusi, sambungnya, pihak Jakpro siap kembali berbicara baik dengan para seniman.

"Iya, kalau ada seniman yang tidak merasa terakomodir, misalnya, ya ayo kita duduk bersama saja," kata Hani. (*)

Foto-Foto Suasana Pembangunan Hotel Bintang Lima di Taman Ismail Marzuki

Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta melalui PT Jakpro akan membangun hotel bintang lima di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini, Jakarta Pusat.

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi hari ini atau Selasa (26/11/2019), batu-batu besar berbentuk kotak menumpuk di atas lahan pembangunan hotel.

Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta melalui PT Jakpro akan membangun hotel bintang lima di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini, Jakarta Pusat.
Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta melalui PT Jakpro akan membangun hotel bintang lima di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini, Jakarta Pusat. (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Kementerian Perhubungan Revitalisasi Stasiun Bekasi, PT KAI: Tak Ganggu Layanan Penumpang Kereta

Tak hanya itu, sejumlah alat pengangkut barang berat dan besi-besi pun berada di sana.

Beberapa pekerja berpakaian lengkap sibuk bekerja.

Ada yang memotong besi, memukul batu dengan palu, dan sebagainya.

Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta melalui PT Jakpro akan membangun hotel bintang lima di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini, Jakarta Pusat.
Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta melalui PT Jakpro akan membangun hotel bintang lima di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini, Jakarta Pusat. (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Satu di antara beberapa pohon tampak gersang, tak berdaun, dan kering kerontang.

Karena itu, TribunJakarta.com merangkum foto-foto suasana pembangunan hotel di TIM. (*)

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved