Teror Ular Kobra

Penghuni Resah Hinga Takut Tidur Gegara Temuan 5 Ular Kobra di Apartemen Jakarta Barat

Teror ular kobra terus bermunculan di Jakarta Barat. Kini keberadaan ular kobra ditemukan di area apartemen di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Tribun Solo/Agil Tri
Penampakan sebagian anak ular kobra Jawa yang ditemukan di Masjid At Taqwa di Perumahan Griya Adi, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Selasa (17/12/2019). 

Mengingat ular kobra memiliki bisa yang tinggi, Erik memberikan sejumlah tips bila suatu saat masyarakat kembali menemukan ular tersebut.

'Jangan panik' menjadi langkah awal yang disarankan olehnya ketika bertemu ular.

"Yang pertama jangan panik. Kalau kita mau mengusirnya keluar, untuk jenis kobra usahakan menggunakan kacamata. Bisa juga cari tongkat kayu atau apapun yang ada disekitar rumah seperti sapu dan lain sebagainya dengan panjang kurang lebih 1 meter," jelasnya.

Namun bila warga atau masyarakat memiliki keberanian lebih, Erik menyarankan agar ular tersebut segera ditutup dengan ember.

"Tujuannya agar ular tidak pergi kemana-mana. Selanjutnya segera hubungi pihak yang memang profesional menangkap ular seperti petugas pemadam kebakaran," lanjutnya.

Selain itu, bila terlanjur ada korban yang terkena gigitan ular kobra, masyarakat dapat melakukan pertolongan pertama lebih dulu.

"Yang pertama jangan panik lalu di imobilisasi atau dibuat tidak bergerak selama 24-48 jam. Lalu dibidai seperti penanganan patah tulang. Selanjutnya ke Rumah Sakit (RS) terdekat yang menyediakan serum anti bisa ular," ungkapnya.

Erik pun mengimbau agar masyarakar tak mengganggu habitat ular. Sebab ular tak akan menyerang bila tak diganggu.

"Tapi intinya ular berbisa maupun yang tidak berbisa tidak akan menyerang selama kita tidak mengganggunya. Ular akan bersikap defensif untuk mempertahankan dirinya," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved