Jenazah Putri Karen Pooroe Diautopsi

Tim DVI RS Polri Tiba di TPU Tanah Kusir, Proses Autopsi Jasad Putri Karen Pooroe Dimulai

Datang sekitar pukul 09.20, tim DVI yang dipimpin Kombes Pol dr Sumy Hastri Purwanti langsung memasuki area makam Zefania.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Tim DVI RS Polri yang akan mengautopsi jenazah putri Karen Pooroe di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020). 

"Tetapi akhirnya saya ketemu di apartemen itu, putri saya dalam keadaan meninggal dunia," lanjutnya.

Arist mengungkapkan, saat itu Karen Pooroe masih dalam keadaan syok.

 Suami Diantar Istri Nikah Lagi, Abah Cijeungjing Akui Sudah Janji Akan Utamakan Pasangan yang Ini

Ia seolah tak menyangka, bahwa anak yang ia rindukan dan tidak bertemu selama 6 bulan kini telah tiada.

"Jadi itu syok sekali," ungkap Arist.

Arist Merdeka Sirait berharap, agar pihak kepolisian segera mengungkap kejadian yang sebenarnya.

Tak lupa Arist juga berharap semoga kondisi Karen Pooroe segera pulih.

"Mudah-mudahan ini bisa cepat terpulihkan," ujar Arist.

SIMAK VIDEONYA:

Komnas Anak Soroti Putri Karen Pooroe yang meninggal diduga terjatuh dari apartemen

Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait menyoroti peristiwa meninggalnya anak Karen Pooroe yang diduga terjatuh dari balkon apartemen.

Sebagai ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist mengaku turut merasa prihatin atas tragedi tersebut.

Melansir tayangan YouTube Starpro Indonesia (9/2/2020), Arist mengaku medapat kabar duka tersebut pada Sabtu, (8/2/2020).

"Di hari Sabtu, saya mendapatkan informasi dari para pegiat perlindungan anak yang menyatakan, 'Pak Arist ada berita duka, anak ibu Karen yang dicari-cari selama 6 bulan itu meninggal," ujar Arist Mederka Sirait.

 Suami Diantar Istri Nikah Lagi, Abah Cijeungjing Akui Sudah Janji Akan Utamakan Pasangan yang Ini

Mengetahui hal itu, Aris Merdeka Sirait mengaku kaget.

Sebab diketahui Arist sempat memberikan bantuan kepada Karen Pooroe untuk mencari keberadaan putrinya, Zefania Carina tersebut.

"Saya kaget, kapan meninggalnya enggak ada jelas, tetapi menyebutkan sudah meninggal," ungkap Arist.

Mendapat kabar duka tersebut, Arist berinisiatif langsung menghubungi Karen Pooroe untuk memastikan kebenarnya.

"Akhirnya saya berinisiasi menelepon langsung ibu Karen, memastikan," kata Arist.

Dalam percakapan teleponnya, Karen Pooroe membenarkan bahwa putrinya diduga meninggal akibat terjatuh dari balkon apartemen lantai 6.

"Pada percakapan kami, (Karen Pooroe) membenarkan bahwa putrinya meninggal," ujar Arist Merdeka Sirait.

Setelah mendapat konfirmasi dari Karen Pooroe, Arist Merdeka Sirait langsung mengumumkan kabar duka itu kepada publik.

Putri Karen Pooroe, Zefania Carina diduga terjatuh dari apartemen tempat diriya dan sang ayah, Arya Satria Claproth selama ini tinggal.

"Langsung saya umumkan kepada publik, bahwa putrinya (Karen Pooroe) meninggal akibat diduga jatuh dari balkon apartemen di mana anak dan ayahnya, Pak Arya itu tinggal," ujar Arist.

Lebih lanjut, Arist Merdeka Sirait mengatakan, seorang anak bisa terjatuh dari balkon apartemen merupakan kelalaian dari pengawasan pihak orangtua atau penjaga.

"Kalau terjatuh itu berarti kelalaian," ujar Arist.

Arist kembali menegaskan informasi yang didapat Karen Pooroe dari pihak kepolisian menyatakan, bahwa Zefania Carina terjatuh.

"Menurut keterangan Ibu Karen dari polisi, menyatakan bahwa dia (Zefania Carina) terjatuh," kata Arist.

Menurutnya hal itu bisa terjadi karena ada kelalaian dari orangtua.

Mengingat anak Karen Pooroe masih di bawah umur.

 5 Fakta Meninggalnya Anak Karen Pooroe: Jatuh dari Balkon Apartemen hingga Sang Ayah Diduga Ditahan

"Terjatuh berarti tidak ada pengawasan, kalau tidak ada pengawasan berarti kelalaian," uajr Arist.

Arist mengungkapkan kelalaian yang mengakibatkan cedera atau meninggal dunia, itu bisa dikenai pidana.

"Kelalaian mengakibatkan cedera, meninggal dunia, itu pidana!" tegas Arist Merdeka Sirait.

"Artinya bisa dikategorikan itu," lanjutnya.

Namun Arist menyatakan, biar pihak kepolisian yang menyelidiki.

Kini ia masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian atas tragedi meninggalnya putri Karen Pooroe tersebut.

"Tapi kami tunggu dulu hasil pemeriksaan atau penyidikan dari pihak kepolisian," ujarnya.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved