Virus Corona di Indonesia
Sayangkan Info Alamat Pasien Corona di Depok Tersebar, Bu RT & Warga Kena Dampak: Anak Saya Histeris
Anis Hidayah, Ibu RT perumahan pasien positif corona di Depok sangat menyayangkan identitas warganya tersebar luas di publik.
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Kurniawati Hasjanah
Follow juga:
"Yang kedua, Senin Selasa, kami kesulitan memesan transportasi online karena ini perumahan yang positif corona gitu," sambungnya.
Tak hanya soal identitas pasien, warganya ikut menjadi dampak adanya informasi simpang siur di publik.
Misalnya soal berita anak-anak dari perumahan pasienpositif corona tersebut yang tak boleh masuk sekolah.
Hal itu langsung dirasakan oleh anak Anis.

"Kemudian informasi yang simpang siur tentang anak-anak sekolah yang tak boleh sekolah terutama dari perumahan pasien positif corona,"
"Saya mengalami sendiri, anak saya histeris karena ditanya temannya yang macem-macem karena tinggal di perumahan tersebut," cerita Anis.
Tak hanya itu, beredar pula informasi mengenai warga di perumahan pasien positif corona akan diisolasi selama 14 hari.
• Blak-blakan Disebut Ayu Dewi Larang Unggah Foto Bareng Nagita di Bali, Raffi Ahmad Berdalih Begini
"Termasuk info yang mengatakan seluruh warga saya akan diisolasi selama 14 hari,"
"Ternyata setelah kita track medianya, itu statment dari pihak yang mempunyai otoritas gitu," ujar Anis.
Curahan hati pasien
Najwa Shihab mengungkap kesaksian pasien 01 positif corona yang telah dihubungi oleh pihaknya.
Dikatakan Najwa Shihab, pasien 01 kondisinya baik-baik saja namun menyayangkan sejumlah informasi yang menyudutkan namanya.
Kejadiannya yang sebenarnya adalah pasien 01 bertemu dengan WN Jepang di ruang publik yang sama, bukan di rumah pasien.
"Jadi aku akan berterima kasih bila orang yang aku kenal atau orang yang satu lingkaran denganku menghormati privasiku dan menolongku melewati ini ketimbang memperburuk stres di kepalaku dengan menyebarkan foto-fotoku," kata pasien 01 seperti diutarakan Najwa Shihab.