Begal Payudara Ditangkap
Modus Tanyakan Alamat, Ini Pengakuan Pria Berjaket Ojol Raba Payudara Siswi SMA di Ciracas
Pria berjaket ojek online yang raba payudara siswi SMA ditangkap Jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur. Ini pengakuan pelaku.
Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Muhammad Zulfikar
"Kita sudah selidiki pemilik kendaraan bermotornya, sudah kita bawa untuk minta keterangan," kata Arie saat ditemui di Mapolsek Matraman, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2020).
Penangkapan dilakukan usai dua korban, Y (18) dan N (18) melapor dan menyerahkan bukti rekaman CCTV saat pelaku meraba payudara mereka.
Namun Arie belum dapat memastikan apakah pria yang teregistrasi jadi pemilik kendaraan di database Polri itu merupakan pelaku pelecehan seksual.
"Nanti apakah yang melakukannya siapa, masih kita dalami," ujarnya.

Menurutnya ada kemungkinan pria yang kini diamankan meminjamkan sepeda motornya ke orang lain lalu digunakan pelaku.
Dalam kasus pelecehan seksual bermodus raba bokong di satu gang Kecamatan Jatinegara pada Jumat (17/1/2020) hal ini terjadi.
Kala itu, pelaku Bahrudin (28) yang merupakan warga Kecamatan Ciracas meraba bokong seorang mahasiswi saat mengemudikan motor pinjaman.
Untuk sekarang, Arie menyebut jajarannya bakal meningkatkan intensitas patroli di wilayah rawan guna mencegah kriminalitas.
"Pasti akan melakukan patroli di titik rawan, rawan kriminalitas, baik itu pelecehan seksual, perampokan, maupun begal dan sebagainya," tuturnya.
Nenek Jadi Korban Raba Payudara
Kasus pelecehan seksual terhadap dua siswi kelas XII, Y (18) dan N (18) membuka luka lama warga Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas Jakarta Timur.
Mereka kembali mengingat kasus pelecehan seksual dan Eksibisionis di gang tempat dua siswi beda sekolah diraba payudaranya.
L (39), warga setempat yang jadi korban Eksibisionis mengatakan gang tempat rumahnya tinggal kerap disatroni pelaku pelecehan seksual.
"Sebenarnya sudah lama rawan, dulu malah pernah ada nenek yang jadi korban juga. Payudaranya diraba juga," kata L di Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (11/3/2020).
Meski tak ingat pasti kapan kejadiannya, L menuturkan kejadian yang menimpa seorang nenek itu terjadi di bawah tahun 2018.